Tiket Pemakaman Dijual ke Publik

Raja Porno Dimakamkan, Suguhan Vodka Khusus Hingga Striptis Menanti

Los Angeles, Akuratnews.com - Jika biasanya upacara pemakaman akan dilangsungkan khidmat, namun hal itu tidak berlaku bagi pemakaman Larry Flynt.

Pemakamannya akan digelar dengan cara yang tidak biasa dan tak dalam suasana tenang serta penuh hormat.

Bos yang juga raja di balik sejumlah majalah porno seperti Hustler Magazine, Barely Legal, Asian Fever meninggal karena gagal jantung di Los Angeles, AS pada 10 Februari 2021 di usia 78 tahun.

Jika biasanya upacara pemakaman akan dilangsungkan khidmat, tidak dengan pemakaman Larry. Pemakamannya akan digelar dengan cara yang tidak biasa dan tak dalam suasana tenang dan penuh hormat.

Dilansir dari VOI, Pemakaman pria yang pernah ditempatkan sebagai nomor satu dalam daftar '50 Orang Kuat dalam Porno' itu bakal dikemas dalam balutan hedonistik.

Digelar akhir pekan ini di Hustler Club, Las Vegas, pemakaman Flynt akan menyerupai pesta liar dengan menampilkan grup dansa Sexxy After Dark, penari telanjang alias stiptis, live music dan bar yang menyediakan koktail berbasis vodka khusus yang disebut Flynt Goldfinger.

Pemakaman yang juga sekaligus perayaan kehidupan Flynt ini akan dibuka untuk umum dan pengunjung dikenai tiket seharga US$50 (Rp694 ribu)

Dalam acara ini, penyelenggara tetap menekankan aturan jarak sosial yang ketat dengan tiap pesanan pesta dibatasi untuk empat orang plusi berbagai tindakan pencegahan lain yang diberlakukan dalam acara yang dikhususkan berusia 21 tahun ke atas ini.

Untuk diketahui, Larry Flynt membangun kerajaan pornonya dari buletin empat halaman menjadi perusahaan penerbitan beromzet jutaan dolar.

Dia selamat dari upaya pembunuhan yang dilakukan pembunuh berantai Joseph Paul Franklin yang membuatnya lumpuh dari pinggang ke bawah dan menggunakan kursi roda berlapis emas seumur hidupnya.

Flynt juga terlibat dalam beberapa sengketa hukum tentang publikasi pornografi dan hak untuk kebebasan berbicara.

Sebagai pendukung seumur hidup politik liberal, ia pun menawarkan hadiah US$10 juta untuk setiap bukti yang mengarah pada pemakzulan Presiden Donald Trump.

Penulis: Rianz
Editor:Redaksi

Baca Juga