Rubah Hoaks dari Media Sosial

Jakarta, Akuratnews.com - Fenomena penyebaran berita bohong (hoaks) di media sosial kini semakin mengkhawatirkan. Wakil Bendahara DPP PAN, Basiruddin Amiruddin mengatakan hoaks di media sosial bisa dirubah dengan konten-konten dan informasi positif.

"Hoaks bisa berubah dari media sosial. Jadikan media sosial punya tujuan, karakter dan bikin adem," katanya dalam diskusi bertajuk 'Kepemimpinan Nasional: Menyongsong Pemimpin yang Bebas dari Isu Masa Lalu' di kawasan Setia Budi, Jakarta Selatan, Rabu (28/11/2018).

Di hadapan puluhan mahasiswa yang tergabung dalam kelompok mahasiswa atau pemuda Sulawesi Selatan, Basiruddin mengingatkan untuk jangan membuat opini yang tidak benar dimana nantinya akan mempengaruhi orang-orang yang tidak paham akan kebenarannya. "Karena kita punya fikiran, maka kita jangan jadi bagian dari itu (penyebar hoaks)," tukasnya.

Basiruddin lantas menyebut, para pemuda saat ini merupakan calon pemimpin di masa depan. Sehingga lanjutnya, kalau mau bangsa ini baik dan berubah maka perbaiki dulu diri sendiri, baik dari pemikiran maupun sikap.

"Jangan pernah berfikir calon pemimpin sukses ada di luaran sana tapi calon pemimpin potensial ada di depan kalian yakni anda semua masing-masing," ucap Basiruddin.

Hal senada disampaikan Pengamat Politik Ray Rangkuti yang berharap agar masyarakat fokus untuk menjaga demokrasi jelang Pemilu 2018. Caranya dengan tidak mengkotori lewat penyebaran hoaks maupun fitnah.

"Kalau pakai hoaks ya yang untung Caleg dan Capres, karena mereka tak perlu repot-repot bikin program," tandasnya. (Ysf)

Penulis:

Baca Juga