Rumah Dinas Bupati Cirebon Dijaga Puluhan Satpol PP

Jakarta, Akuratnews.com - Rumah Dinas Bupati Cirebon Sunjaya Purwadi Sastra malam ini tertutup dan dijaga ketat puluhan anggota Satpol PP setelah adanya kabar operasi tangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Rumah dinas (rumdin) yang terletak di Jalan Kartini, Kota Cirebon, biasanya terbuka dan tidak dijaga ketat, namun setelah informasi yang menyebutkan adanya operasi tangkap tangan (OTT), rumdin langsung ditutup.

Para pewarta yang ingin mencari informasi kebenaran tersebut tertahan di gerbang utama, karena dihalang-halangi untuk masuk.

Dari informasi yang didapat, ada kepala daerah yang turut diamankan. Bupati Cirebon Sunjaya Purwadi Sastra diduga terlibat kasus jual beli jabatan.

Sementara itu Kabag Humas Pemkab Cirebon, Iwan Setiawan saat dihubungi melalui telepon seluler untuk dimintai keterangan terkait kabar OTT yang beredar, tidak menjawab.

Sampai saat ini puluhan pewarta masih berkumpul di depan rumdin Bupati Cirebon, mereka bermaksud untuk mencari kebenaran kabar yang ada.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Basaria Panjaitan mengatakan operasi tangkap tangan di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, terkait jual beli jabatan.

Dalam operasi tangkap tangan (OTT) itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut mengamankan Bupati Cirebon Sunjaya Purwadi Sastra bersama enam orang lainnya.

"Terkait jual beli jabatan," kata Basaria di Jakarta, Rabu (24/10/2018).

Penulis:

Baca Juga