oleh

Sahabat Polisi Bantah Anggotanya Terlibat Pemerasan Terhadap Manager Vanessa Angel

Jakarta, Akuratnews.com – Ketua Umum Sahabat Polisi, Fonda Tangguh, membantah keras tuduhan yang dialamatkan kepada salah satu anggotanya yang terlibat dalam pemerasan terhadap manager Vanessa Angel.

Bantahan itu muncul setelah adanya berita Anggota Ormas Sahabat Polisi ditenggarai memeras manager Vanessa yakni Lidya sebesar Rp20 juta.

“Setelah kami identifikasi, dan melakukan kroscek ke DPN dan DPW di Surabaya, tidak ada satupun anggota kami yang mengetahui dan mengakui telah melakukan dugaan pemerasan itu,” Kata Fonda kepada awak media di Jakarta, Rabu (9/1/2019)

Dikatakan Fonda, dirinya telah mewanti-wanti seluruh anggotanya, jika kedapatan melakukan perbuatan melanggar hukum maka langsung di keluarkan dari organisasi dan diproses hukum.

“Ya, kami di pusat sangat tegas, jika ada satu anggota yang melakukan pelanggaran dan berdampak terhadap Organisasi maka langkah tegas kami yaitu langsung pecat tidak ada kompromi,” Katanya

Jadi, mengenai kabar penipuan Rp20 Juta yang dilakukan oknum yang mengaku Sahabat Polisi kepada manager Vanessa Angel itu benar tidak ada di Organisasi Sahabat Polisi,” Tegas Fonda.

Sebelumnya, Manager Vanessa Angel, Lidya kepada media mengaku ditipu oleh oknum yang telah terdeteksi berada di Bogor.

Orang tersebut menelpon Lidya, dengan nomor telepon 081292247378, dan meminta uang sebesar Rp20 Juta, oknum tersebut mengaku sebagai AKBP Harissandi.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes (Pol) Frans Barung Mangera mengatakan Lidya tertipu sebanyak Rp 20 Juta yang telah ditransfer ke pelaku.

“Ada yang mengatasnamakan AKBP Harissandi meminta agar Bu Lidya mentransfer uang Rp20 juta untuk menghentikan kasus Vanessa,” kata Barung di Mapolda Jatim, Selasa (8/1) kemarin.

Modusnya, uang yang diminta pelaku itu, dimaksudkan sebagai ‘pelicin’ kasus yang menjerat Vanessa. Jika uang itu dikirim, maka kasus yang membelit artis film televisi (FTV) itu akan dihentikan.

Barung mengatakan Lidya sebagai korban penipuan tersebut sudah melaporkan hal itu ke Polda Jatim. Tutupnya. (Muj)

Komentar

News Feed