Sate Gartim Setia Rasa, Usaha Baru Pengusaha Mustahik Cabangbungin

Bekasi, Akuratnews.com - Aroma sate siang itu menyeruak di Cabangbungin. Wilayah utara Kabupaten Bekasi ini mendadak semerbak oleh aroma daging yang dibakar ini.

Tak salah jika aroma sate menyeruak di Cabangbungin. Pasalnya, siang ini, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik (LPEM) meresmikan kelompok usaha sate, Gartim Setia Rasa.

Beranggotakan 10 pengusaha mustahik, kelompok usaha sate ini merupakan hasil pengembangan dari LPEM yang kedepannya akan diintegrasikan dengan peternak Lembaga Pemberdayaan Peternak Mustahik (LPPM) BAZNAS sebagai Distribusion Center (DC) untuk memasok kebutuhan bahan baku sate ayam dan kambing.

DC ini, selain sebagai pemasok juga berperan sebagai pengontrol dalam menyediakan kebutuhan bahan baku sate dengan harga dan kualitas terbaik untuk para mustahik.

"Harganya akan dilepas sesuai harga pasar. Pengusaha akan punya dua keuntungan saat mengambil barang dari DC, karena DC ini juga milik mereka sehingga akan cepat berkembang jika mereka mengambil barang disini," ujar Ketua BAZNAS, Bambang Sudibyo usai peresmian kelompok usaha sate, Gartim Setia Rasa di Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, Senin (17/2).

Selain memberdayakan anggota kelompok sendiri, juga mampu memberdayakan program BAZNAS lainnya yakni LPEM sebagai pemasok bahan baku.

"Hal ini bisa menjadi bahan percontohan untuk pengintegrasian program BAZNAS lainnya dalam mencetak mustahik yang kuat dan mandiri secara ekonomi,” ucapnya.

Program Mustahik Pengusaha merupakan program yang dibentuk LPEM BAZNAS dimana program ini fokus pada pemberdayaan ekonomi untuk mustahik produktif yang akan menjalankan usaha atau sudah menjalankan usaha dari berbagai jenis produk. Dari kategori usahanya program ini bertujuan mengembangkan usaha mikro kecil menengah (UMKM).

Jenis usaha yang dijalankan dalam usaha skala rumah tangga seperti usaha makanan ringan, kue, processing produk turunan hasil pertanian, peternakan, perikanan. Selain itu juga industri kreatif seperti batik, ukiran, konveksi, kerajinan tangan, desainer, periklanan, kesenian, arsitektur.

Penulis: Rianz
Editor:Redaksi

Baca Juga