Sebelum Meninggal, Fuad Amin Sering Keluar Masuk Rumah Sakit

Surabaya, Akuratnews.com - Mantan Bupati Bangkalan  Fuad Amin Imron, dipastikan meninggal pukul 16.12 WIB, Senin (16/9/2019) setelah tim dokter sempat melakukan tindakan medis.

Fuad Amin yang mendekam di Lapas Porong Sidoarjo sejak 10 bulan lalu, pada Jum'at(7/9/2019) menjalani rawat inap (opname) di ruang Anggrek GDH Lantai III, Rumah sakit umum Sidoarjo dan diagnosa mengidap Jantung, paru danUrologi.

Hal tersebut diungkapkan Kadiv Humas Kanwil Kemenkumham Jatim Pargiyono melalui siaran pers yang diterima Akuratnews.com.

“Karena pertimbangan medis, pada tanggal 14 September 2019 WBP dirujuk oleh RSUD Sidoarjo ke RSUD dr Soetomo,” ujar Pargiyono.

Setelah tiga hari dirawat di rumah sakit Dr Soetomo,Jum'at (16/9/2019) sekitar pukul 14.00 WIB, kondisi Fuad Amin mulainkritis dan jantungnya sempat mendadak berhenti.

“Menurut keterangan petugas kami di RS, Pukul 15.08 WIB, mendadak henti jantung (cardiac arrest),” terang Pargiyono.

Tim dokter lalu melakukan tindakan kompresi jantung untuk menstabilkan kondisi. Pukul 16.00 sore ini, tindakan berhasil dan jantung kembali normal. Namun, lima menit berselang,  terjadi henti jantung lagi dan dilakukan tindakan kompresi jantung. ”Pukul 16.12 WBP dinyatakan meninggal oleh dokter,” urainya lebih lanjut.

Pargiyono menegaskan bahwa pihak Lapas telah melakukan tindakan sesuai dengan prosedur yang ada. Dia pun menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.

“Kami akan melakukan pengawalan hingga jenazah diserahterimakan kepada pihak keluarga,” terangnya. Hingga pers rilis ini dibuat, pihak Lapas sedang melakukan proses administrasi dan serah terima jenazah kepada keluarga.

Penulis: Yayak
Editor: Redaksi

Baca Juga