Warga Kecam Penebangan Pohon di Sinjai Selatan

Sejumlah warga Kecamatan Sinjai Selatan mengadu ke DPRD Sinjai terkait penebangan pohon. Warga mengecam dan meminta pemerintah bertanggungjawab. /Ashari/AKURATNEWS
Sejumlah warga Kecamatan Sinjai Selatan mengadu ke DPRD Sinjai terkait penebangan pohon. Warga mengecam dan meminta pemerintah bertanggungjawab. /Ashari/AKURATNEWS

AKURATNEWS - Sejumlah warga Kelurahan Sangiasseri, Kecamatan Sinjai Selatan mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Rabu 21 April 2021.

Mereka mengadu dan mengecam tindakan penebangan pohon mahoni di lapangan Bikeru 1, Kecamatan Sinjai Selatan. Yang belakangan diketahui bahwa penebangan itu atas perintah Camat dan pihak lainnya.

"Pohon itu bukanlah milik pemerintah, melainkan swadaya sejak dulu. Mereka menanam untuk taman lapangan, juga sebagai pohon pelindung. Toh kenapa ditebang sewenang-wenang tanpa sepengetahuan warga," tegas Amiruddin, perwakilan warga Sinjai Selatan.

Dihadapan para Anggota DPRD, Amiruddin mengungkapkan bahwa seyogyanya pemerintah setempat (Camat, Lurah), TNI, dan Polri yang ada di lokasi saat penebangan, melindungi pohon itu, bukan sebaliknya tanpa diketahui apa maksud dan tujuannya.

"Kami selaku warga setempat tidak terima dan meminta DPRD memanggil semua pihak dan instansi yang terlibat untuk mempertanggungjawabkan penebangan pohon itu. Kami juga yakin, penebangan itu tidak berizin dari Lingkungan Hidup," kesalnya.

Mendengar aspirasi secara gamblang, Ketua Komisi III DPRD Sinjai Akmal Muin mengaku akan menindaklanjuti harapan warga Sinjai Selatan.

"Segera kami akan tindaklanjuti. Semua pihak yang terlibat akan kami panggil duduk bersama, termasuk Camat, Lurah, dan instansi lainnya," jelas Akmal, yang didampingi rekannya Zainal Abidin Hasnur dari Fraksi PKB.

Penulis: Ashari

Baca Juga