oleh

Jokowi Diprediksi Gagal 2 Periode

Yogyakarta, Akuratnews.com – Presiden Joko Widodo resmi mencalonkan diri menjadi calon Presiden periode 2019-2024. Namun, berniat menjadi Presiden Republik Indonesia dua periode, justru Jokowi diprediksikan gagal.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Lajnah Tanfidziyah Majelis Mujahidin, Ust. Irfan S. Awwas. Ia mengatakan, ambisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk mempertahankan petugas partainya, Joko Widodo berkuasa dua periode pada Pilpres 2019 akan menuai kegagalan.

Ust. Irfan S. Awwas menuturkan ada dua fakta politik yang mendukung prediksinya ini. Pertama, fakta ketika ketua umum PDIP, Megawati Soekarnoputri menggandeng Ketua PBNU Hasyim Mudzadi sebagai Cawapres.

Saat itu, terjadi kontroversi di kalangan NU. Pasalnya, sejumlah ulama NU mengeluarkan fatwa “haram mengangkat wanita jadi imam (Presiden),” tetapi Hasyim Mudzadi mengabaikan fatwa tersebut.

Kedua, Jokowi yang menggandeng Rais Am NU, KH. Ma’ruf Amin sebagai Cawapres di Pilpres 2019. Ust. Irfan S. Awwas menilai Ma’ruf Amin melanggar fatwa MUI, 2015. “Presiden yang ingkar janji boleh tidak ditaati dan jangan dipilih kembali”.

“Fatwa yang dibuatnya sendiri, dilanggarnya juga dengan menjadi bamper Cawapres dari petahana yang sering ingkar janji dan doyan jual aset negara,” jelasnya di Yogyakarta, Sabtu (11/8/2018).

Terakhir, ia mempertanyakan akankah peristiwa lama terulang kembali. Jokowi gagal dua periode sebagaimana Ketum PDIP Megawati pernah gagal sekalipun menggandeng ulama NU.

“Terbukti, PDIP selalu gagal memperalat ulama. Tapi NU, mengapa tak bosan dipecundangi?,” tandasnya. (Rhm)

Komentar

News Feed