oleh

Soal Iwan Bule, Mahasiswa Kritisi “Framing” Jawa Barat Rawan Konflik

Jakarta, Akuratnews.com – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Jawa Barat memprotes pelantikan Komjen Pol. M. Iriawan (Iwan Bule) sebagai Pj. Gubernur Jabar yang disebut-sebut karena tanah pasundan itu rawan konflik.

“Makanya kami tanyakan Jawa Barat dimana rawan konfliknya. Pilkada sudah 4 bulan berjalan itu aman-aman saja, ini kan framing yang kurang baik mengklaim Jawa Barat seperti itu,” kata Koordinator BEM se-Jabar Muhammad Fauzan di Gedung Kemendagri, Selasa (19/06/2018).

Fauzan bersama beberapa rekan mahasiswa, menyambangi gedung Kementerian Dalam Negeri untuk menyerahkan surat resmi mahasiswa Jabar kepada Mendagri Tjahyo Kumolo.

Surat yang pada pokoknya menolak pelantikan Iwan Bule sebagai Pj. Gubernur Jabar itu, diterima secara informal oleh Kabid Humas Kemendagri Maddaremmeng karena staf Kemendagri tengah menjalani masa libur lebaran.

“Teman-teman se-Jawa Barat, korwilnya Universitas UPI, respon teman-teman semua hampir sama, kita prinsipnya menolak ditentukannya PJ  Gubernur Jawa Barat dari anggota Polri aktif,” Fauzan menjelaskan.

Fauzan menambahkan, jika surat tersebut tidak direspon oleh Kemendagri, maka pihaknya akan menggelar aksi dengan jumlah massa yang tidak sedikit. Dikatakannya, BEM se-Jawa Barat sudah mengeluarkan petisi penolakan dan ditandatangani sedikitnya 1.000 orang.

“Kalau memungkinkan kita akan gelar (aksi) yang lebih besar. Kemungkinan begitu dalam waktu dekat kalau memang tidak ada respon yang baik, klarifikasi yang jelas kenapa ini terjadi,” tutup Fauzan. (Yud)

Komentar

News Feed