oleh

Viral Dimedia Sosial Video Polisi Suapi Napiter Mako Brimob

Jakarta, Akuratnews.com – Kerusuhan yang dilakuian  156 napi teroris (napiter) di Rutan Mako Brimob, Depok, rupanya tak mengubah cara aparat kepolisian memperlakukan mereka, usai menyerahkan diri pada Kamis (10/05).

Dalam sebuah video yang diunggah oleh akun Instagram @polisi_ku, tampak sejumlah polisi menyuapi para napiter yang sedang duduk di dalam sebuah bus, dengan kondisi tangan diborgol.

“Kami penjaga kehidupan, pejuang kemanusiaan, pembangun peradaban,” tulis akun tersebut.

Respon warganet setelah melihat video tersebut pun beragam. Ada yang terharu, tak sedikit pula geram karena para napiter yang menyebabkan lima orang polisi tewas itu masih diperlakukan secara baik oleh aparat.

“Bangga kepadamu bhayangkara sejati. Terusalh mengabdi walau hati tergores luka, namun kau tetap tegar berdiri demi NKRI. Demi pengabdian untuk masyarakat, kami bangga kepadamu wahai bhayangkariku,” tulis @syarifa_ade_bsa.

“Sadarlah pejahat. Biarpun kalian keji, tapi polisi tetap baik kepada kalian,” balasnya.

“Hadeh malah disuapin. Harusnya diarak ke Nusakambangan bos! Jangan dikasih makan. Korban nyawa sudah banyak. Disiksa pun belum cukup,” kicau @dede_azel.

“Bajingan kayak gini ngapain dipelihara lagi sih?” gerutu @teguhsembiring.

“Gak usah kasih makan aja orang jahat seperti itu,” cuit @febriyanti2811.

Seperti diketahui, aparat kepolisian berhasil mengamankan napiter yang sebelumnya menguasai Rutan Mako Brimob selama kurang lebih dua hari. 156 tahanan terorisme menyandera sembilan orang polisi di Mako Brimob.

Lima anggota polisi meninggal dunia sementara empat orang lainnya terluka. Sedangkan, satu orang napi teroris tewas karena melawan dan merebut senjata petugas. Sebanyak 155 sisanya akhirnya menyerahkan diri. (Red)

Komentar

News Feed