Ahok Menilai Agus-Sylvi dan Anies-Sandi Bangun Opini Menyesatkan

Ahok - Djarot

Jakarta, Akuratnews.com - Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menilai bahwa pasangan calon (paslon) nomor urut 1 Agus-Sylvi dan nomor urut 3 Anies-Sandi suka membangun opini yang menyesatkan, karena menganggap Ahok-Djarot tidak maksimal memfasilitasi para penyandang disabilitas di DKI Jakarta.

“Kadang-kadang, mohon maaf, pasangan calon nomor 1 dan 3 yang suka membangun opini menyesatkan,” ujar Ahok di debat ketiga Pilkada DKI Jakarta di Bidakara, Pancoran, Jakarta, Jumat (10/1/2017).

Ia menyampaikan bahwa dalam Dewan Transportasi Jakarta, ada penyandang disabilitas.

“Makanya jangan heran, kami sudah membeli banyak bus yang shockbreaker-nya bisa miring. Supaya apa? Supaya kursi roda turunnya rata,” katanya.

Ahok menjelaskan bahwa untuk tambahan suspensi tersebut mesti tambah Rp1 miliar demi penyandang disabilitas.

Lalu untuk pemasangan CCTV di sudut-sudut kota yang menjadi program Agus-Sylvi untuk mengawasi adanya tindak kekerasan terhadap anak, Ahok menegaskan bahwa dirinya telah memasang banyak CCTV.

“Waduh kami sudah punya 5.047 CCTV yang terintegrasi di dalam Smart City, jadi ini yang sudah kami kerjakan,” ungkapnya.

Kemudian, menanggapi tudingan calon Wakil Gubernur Jakarta Nomor urut 1, Sylviana Murni yang menyatakan tidak ada pekerja penyandang disabilitas yang berada di Balai Kota selama kepemimpinan Ahok, calon gubernur petahana Ahok menegaskan bahwa ada 1 persen CPNS penyandang disabilitas yang bekerja di DKI Jakarta.

“Saya dalam hati, astaga, ke mana saja (Sylvi-red). Kita ini ada 1 persen CPNS penyandang disabilitas di DKI, makanya untuk undang-undang yang baru akan kami tingkatkan jadi dua persen,” katanya.

Bahkan Ahok mengaku pernah membelikan mesin kursi roda kepada pegawai penyandang disabilitas yang bekerja. “Jadi mohon maaf kalau banyak data yang sesat,” kata Ahok. (Aulia)

Penulis:

Baca Juga