Kerjasama dan Kolaborasi Tiga Lembaga

Lomba Tik-Tok Anti Narkoba Se-Jabodetabek Digelar Mulai 1 Oktober

Jakarta, Akuratnews.com - Penyalahgunaan narkoba menjadi masalah yang serius dalam kehidupan keseharian masyarakat Indonesia, tak terkecuali masyarakat yang tinggal di wilayah Jakarta Selatan.

Oleh sebab itu perlu dilakukannya antisipasi dan pencegahan yang nyata dengan berbagai cara dan melibatkan berbagai pihak. Baik pemerintah, masyarakat, profesi, ormas maupun organisasi keagamaan dan pihak lainnya.

Menyikapi hal di atas, Rumah Kreatif Trangi 9 yang diketuai Teddy Prangi, yang didukung penuh Yayasan Cinta Budaya Indonesia yang diketuai Sandec Sahetapy, seorang tokoh kebudayaan internasional, menjalin kerjasama dengan BNN Jakarta Selatan yang diketuai Dik Dik Kusnadi, mempersembahkan Lomba Tik Tok Hidup 100% Sehat Anti Narkoba yang terbuka bagi masyarakat Jabodetabek.

”Lomba Tik-Tok Hidup 100% Anti Narkoba ini sebagai wujud kepedulian kami membantu pemerintah memberantas penyalahgunaan narkoba,” jelas Sandec Sahetapy saat ditemui di kantor BNN Jakarta Selatan, Kamis (24/9).

Lebih lanjut Sandec menambahkan, pihaknya sedang  mempersiapkan generasi bangsa dalam rangka bonus demografi menuju Indonesia yang besar.

"Apabila tidak di siapkan akan menjadi bencana nasional, maka dari itu kami membuat program Lomba Tik Tok Anti Narkoba. anak muda dan para pemakai harus sadar, bahwa penyalahgunaan narkoba bisa  membawa kita ke tiga tempat yaitu, rumah sakit jiwa, penjara atau kuburan,” tambah Sandec.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua BNN Jakarta Selatan, Dik Dik Kusnadi juga turut menjelaskan bahwa, lomba Tik-Tok 100% Sehat Anti Narkoba ini merupakan terobosan baru dalam mengkampanyekan pemberantasan narkoba.

”Acara ini sangat sesuai dengan perkembangan jaman,  anak-anak milenial  sekarang sangat menyukai aplikasi Tik-Tok, sekarang tinggal kita isi konten Tik-Toknya dengan hal-hal yang positif," jelas Dik Dik.

Masih kata Dik Dik, dalam memberantas penyalahgunaan narkoba ini pihaknya punya tagline, yaitu “AaBGCa’eM” (Agaman Akademisin Businessn Governmen,t community, Media).

"Jadi semua unsur kita rangkul untuk bersama-sama memberantas penyalahgunaan narkoba ini, termasuk Medi. jadi peran Media sangat penting disini," tambah Dik Dik.

Duta Tik-Tok Anti Narkoba dan Persiapan Lomba

Dalam menggelar acara “Lomba Tik Tok Hidup 100% Sehat Anti Narkoba”, panitia dan BNN Jaksel sepakat mengangkat Duta Tik-Tok Anti Narkoba.

Dan yang beruntung terpilih menjadi dutanya adalah Finalis Ning Surabaya 2001 dan Runner up II Puteri Indonesia Jawa Timur 2002, Maiya Bella atau akrab dipanggil Maybel.

”Tentu saya merasa senang mendapat kepercayaan menjadi Duta Tik-Tok Anti Narkoba ini. Karena saya juga merasakan keprihatinan yang sama terhadap penyalahgunaan narkoba ini. Saya pribadi merasa prihatin dan peduli kepada generasi bangsa yang sampai saat ini masih saja ditemukan anak muda yang salah ambil keputusan hidup pakai narkoba,” jelas Maybel.

Sejauh ini persiapan penyelenggaraan acara sudah berjalan dengan baik, mulai tanggal 1 Oktober nanti lomba akan secara resmi dibuka.

”Persiapan sudah matang, Insya Allah mulai 1 Oktober nanti pendaftaran lomba akan dibuka. Pesertanya akan dibagi menjadi 2 yaitu untuk anak anak dan umum. Sedang untuk penjurian yang jelas dari BNN Jaksel, dari Yayasan Cinta Budaya, terus dari Trangi9 dan nantinya akan melibatkan dari praktisi musik kemudian ada juga juri yang menilai tentang gaya," jelas Adinda Safitri selaku Ketua Panitia.

Ketua Rumah Kreatif Trangi 9 yang menjadi pelaksana lomba ini Teddy Prangi menjelaskan bahwa secara penyelenggaraan acara ini akan dikaitkan dengan semangat hari-hari besar nasional.

“Untuk penjurian kualifikasi tahap pertama akan diumumkan pada tgl 28 Oktober, bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda. Jadi kami mengambil semangat Sumpah Pemuda. Kemudian untuk kulifikasi tahap kedua akan diumumkan pada tanggal 10 Oktober. Sedang Grand final kita akan gelar pas bertepatan dengan Hari Ibu yaitu Tanggal 22 Desember 2020,″ jelas Teddy.

Menutup pertemuannya dengan awak media, Sandec Sahetapy menambahkan bahwa acara ini juga sekaligus sebagai momentum mempersiapkan Generasi Sehat Kreatif dan Produktif Menuju 100 Tahun Sumpah Pemuda.

”Tekad saya kedepan adalah mempersiapkan Generasi Sehat-Kreatif dan Produktif Menuju 100 Tahun Sumpah Pemuda 2028, sekaligus Indonesia  Emas 2045, atau 100 Tahun Indonesia Merdeka. Oleh sebab itu saya menghimbau kepada para pelaku UKM untuk merangkul anak muda untuk membuat kegiatan yang produktif sehingga tidak ada lagi pengangguran, walaupun disaat kita menghadapi situasi pandemi Covid-19  ini. Selaiin itu nanti semua peserta kita minta untuk menyampaikan waspada Corona, waspada narkoba di akhir video yang mereka buat. Mari kita Ciptakan Program Bahagia-Sehat dan Produktif Tanpa Narkoba,” tutup Sandec.

Penulis: Irish
Editor:Redaksi

Baca Juga