Puluhan Bangkai Babi Ditemukan Hanyut Di Sungai

Anggota DPRD Medan Minta Pihak Terkait Segera Usut Dan Tindak

Medan, Akuratnews.com - Anggota DPRD Medan menyesalkan adanya puluhan bangkai babi yang mengapung hanyut di sungai Bederah hingga Jumat (8/11/2019).

Menurut anggota DPRD Medan dari partai Hanura Drs H Hendra DS, puluhan bangkai babi tersebut masih ditemui mengapung di aliran Sungai Bederah mengakibatkan warga di Jalan H. Aminuddin/Jalan Benteng, Kelurahan Terjun, Marelan yang berada di kawasan itu, semakin gelisah.Bangkai itu juga mengeluarkan bau busuk.

"Belum diketahui penyebab puluhan babi tersebut bisa hanyut di sungai Bederah yang selama ini sungai tersebut banyak dimanfaatkan oleh masyarakat sekitarnya. Pihak terkait harus memeriksa sebab sebabnya apalagi usut jika ada pelaku yang sengaja membuang bangkai babi tersebut kesungai." ungkap Hendra kepada Akuratnews.com, Sabtu (9/11/2019)

Dia sangat menyayangkan lambatnya penanganan masalah bangkai babi tersebut oleh instansi terkait maupun Pemerintahan Kabupaten/Kota.

" Ini sudah masuk dalam kemaslahatan masyarakat yang berdampak bagi kesehatan maupun kenyamanan warga. Jadi seharusnya pihak terkait segera melakukan tindakan dan pengusutan" tegas Hendra.

Ditambahkan Hendra, sebagai anggota dewan dia sangat prihatin dengan kondisi tersebut dan berharap selain pihak terkait, pihak DPRD Medan segera memanggil pihak yang berwenang untuk mengetahui dan mengambil tindakan.

" Sangat prihatin karena bangkai babi tersebut sudah mencemari lingkungan dan mengganggu kesehatan masyarakat" jelas Hendra.

Masih menurut Hendra, pagi tadi (Sabtu, 9/11.2019) juga ada orang tak dikenal membuang bangkai babi di jalan Prof. HM Yamin, Medan.

"Kita minta ini diusut segera karena ini sudah mengarah seperti teror untuk warga Medan" tegas Hendra.

Sebelumnya dikutip dari sumber, Kepala Lingkungan IX Terjun, Syamsul Bahri mengatakan sampai pagi tadi (Jumat, 8/11/2019), masih banyak bangkai babi yang tersangkut di Sungai Bederah dan bau menyengat dari bangkai itu terus tercium oleh warga yang melintas di Jalan Benteng tersebut.

Syamsul menuturkan bahwa beberapa hari ini, pihak kelurahan dan kecamatan sudah turun untuk membersihkan bangkai-bangkai babi tersebut. Namun, bangkai babi itu masih terus ada dan tidak tahu dari mana asalnya.

"Padahal, di daerah ini tidak ada peternak babi. Kami juga tidak tahu dari mana orang membuang bangkai babi ini," tuturnya.

Syamsul berharap pihak pemerintahan dan pihak keamanan dapat mengungkap siapa yang membuang bangkai-bangkai babi tersebut.

Baca Juga