Anggota KOOD Bersikeras Ketua DPRD Depok Dilaporkan ke Polisi

Depok, Akuratnews.com - Pasca pertemuan antara pihak Kumpulan Orang Orang Depok (KOOD) dan Ketua DPRD Kota Depok, Hendrik Tangke Allo (HTA) di gedung DPRD Depok pada Jumat,(4/1/2019) ternyata masih belum menjamin HTA bisa lolos dari upaya hukum yang sebelumya akan ditempuh pihak KOOD.

Hal itu diketahui lantaran di internal KOOD masih tetap ada yang bersikeras untuk mendorong dilakukanya upaya hukum terhadap sikap HTA yang telah meminta keluar Supian Suri dari ruang sidang paripurna dewan pada Kamis,(3/1/2019) kemarin.

“Para anggota KOOD tetap kekeuh mendesak agar membawa keranah hukum,” kata Wakil Sekretaris Umum KOOD, Amiruddin, saat dihubungi akuratnews, Jumat, (4/1/2019) malam.

Meski begitu, lanjut Amir, di tingkat pengurus inti dan para sepuh KOOD masih belum bersikap terkait desakan tersebut lantaran masih menunggu hasil rapat internal yang akan digelar secepatnya.

Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang kerja pimpinan DPRD Depok itu, HTA juga telah menyatakan permohonan maaf atas kejadian di dalam ruang sidang paripurna kemarin, dan pihak KOOD juga merespon positif sikap HTA.

Dalam pertemuan itu, pihak KOOD dihadiri beberapa unsur pimpinan yakni, Ketua KOOD, Ahmad Dahlan, Wakil Ketua Umum, Jamhurobi, Wakil Sekertaris Umum, Amiruddin, serta pengurus KOOD lainya H. Adin dan Muhammad Husain.

Terkait adanya upaya hukum yang sebelumnya akan dilakukan pihak KOOD, sempat ditanggapi HTA melalui pesan singkatnya.

“Itu hak mereka. Tapi kalau setiap tindakan yang dilakukan di dalam ruang lingkup sidang atau rapat DPRD, baik lisan maupun tulisan yang mereka tidak terima, terus dilaporkan ke polisi, maka bisa dibayangkan bagaimana jadinya nanti,” kata HTA saat dihubungi Kamis,(3/1/2019).
(Eko)

Penulis:

Baca Juga