Gerakan #TarikDanaHaji

Apa yang Terjadi Jika Serempak Tarik Dana Haji? Ini Jawabannya

Foto ilustrasi.

AKURATNEWS - Inisiator gerakan #TarikDanaHaji, Wakil Ketua Umum Amanah Perisai Nusantara, Ahmad Ahyar mengatakan, sebetulnya, ide pemerintahan Joko Widodo menginvestasikan dana haji tidak perlu dibuat heboh.

Pasalnya, dana haji yang disimpan di perbankan, di duga memang sudah sejak lama jadi bancakan dan jadi penyelamat bagi pemerintah.

Sekarang ini dana haji disimpan di bank -bank pemerintah, bank swasta dan asing serta di Surat utang negara (SUN).

"Dana haji adalah pelampung penyelamat dari pemerintahan Jokowi dan sektor perbankkan nasional. Dana haji digunakan sebagai bantalan kas pemerintah bersama dana Jamsostek, Taspen, Asabri atau tabungan TNI dan Polri," Kata Ahyar saat dimintai pendapatnya terkait menguatnya gerakan #TarikDanaHaji, Rabu, (12/06/2019).

"Faktanya, bunga atas dana-dana itu sangat tinggi. Bagi pemerintah, dunia perbankan dana haji sangat aman karena pasti tidak dicairkan oleh pemiliknya." Tambahnya.

Menurut Ahyar, semakin lama orang naik haji, maka semakin bagus dana itu bagi pemerintah dan bank. Ahyar menduga, orang naik haji makin lama bukan semata-mata karena kuota, akan tetapi karena desain sektor keuangan.

Ahyar membeberkan, Investasi dana haji yang dilakukan oleh Kementerian Agama RI selama ini, yang ke depannya akan dilakukan oleh BPKH, ternyata tidak efektif, karena tidak mampu menutupi kepentingan jemaah haji.

Namun para jemaah haji pemilik rekening haji tidak pernah mendapat manfaat dari dana tersebut.

Selanjutnya 1 2 3
Penulis: Hugeng Widodo

Baca Juga