Sidang Perdana Ujaran Kebencian di Asrama Papua

ASN Terdakwa Ujaran Kebencian Ini Akui Sebut Kata ‘Monyet’

Surabaya, Akuratnews.com - Samsul Arifin (38) terdakwa kasus ujaran kebencian di Asrama Papua, Jl.Kalasan Surabaya menjalani sidang pertamanya di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (27/11).

Dalam surat dakwaan, dijelaskan saat kejadian di Asrama Papua, terdakwa menunjukan kebencian dengan melontarkan kata-kata rasis.

"Saat terjadi keributan di Asrama Papua, terdakwa yang merupakan PNS di lingkungan Kecamatan Tambaksari sedang memantau situasi. Namun karena terpancing emosi, ia (terdakwa) melontarkan kata monyet kepada mahasiswa yang ada di dalam asrama," kata Jaksa Penuntun Umum (JPU) dari Kejari Surabaya.

JPU melanjutkan, kejadian tersebut berdampak hingga di Manokwari Papua Barat yang mengakibatkan pembakaran Gedung DPRD.

Usai mendengar dakwaan, majelis hakim bertanya kepada terdakwa Samsul Arif, apakah akan mengajukan Eksepsi (pembelaan), namun Samsul menjawab tidak, dan menerima dakwaan tersebut.

Penulis: Morris
Editor: Redaksi

Baca Juga