Bawaslu Butuh 4015 Tenaga Kerja PTPS di Depok

Depok, Akuratnews.com- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Depok membutuhkan sebanyak 4015 orang tenaga kerja Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) pada Pilkada Depok 2020.

Ketua Bawaslu Kota Depok Luli Barlini mengatakan sesuai jadwal, pengumuman pendaftaran PTPS dimulai pada 30 September - 2 Oktober 2020.

"Kebutuhan 4015 orang PTPS. Satu TPS, satu orang pengawas," ucap Luli, Rabu,(30/9/2020).

Dituturkan Luli, bagi warga yang berminat sebagai PTPS harus memenuhi sejumlah persyaratan. Sesuai ketentuan ada 15 persyaratan yang harus dipenuhi.

"Ya, 15 persyaratan harus dipenuhi para calon PTPS dan Panwascam sebagai pengujinya," ujar Luli kepada Akuratnews.com.

Dari 15 persyaratan itu, beberapa poin diantaranya yakni, berwarga negara Indonesia, usia paling rendah 25 tahun, miliki integritas kepribadian yang kuat, jujur dan adil.

Pada poin persyaratan lain disebutkan pendidikan minimal sekolah menengah keatas atau sederajat serta diutamakan berasal dari kelurahan setempat.

Sedang pada poin penting lain para calon PTPS wajib miliki kemampuan dan keahlian yang berkaitan penyelenggaraan Pemilu, ketatanegaraan, kepartaian dan pengawasan Pemilu.

"Usia PTPS selama 23 hari sebelum pencoblosan dan 7 hari setelah pencoblosan," pukas Luli.

Penulis:

Baca Juga