Dari Vaksinasi Sampai Protokol Kesehatan

Begini Persiapan Pembelajaran Tatap Muka di Daerah PPKM Level 1-3

Persiapan Pembelajaran Tatap Muka
Persiapan Pembelajaran Tatap Muka

Percepat vaksinasi

Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Jasra Putra pun mendorong dilakukannya pembelajaran tatap muka di daerah yang levelnya berada di bawah level 3. Hal ini penting untuk pendidikan anak.

“Menghindari anak Indonesia mengalami loss learning, loss protection dan loss generation menjadi isu penting, melihat dampak buruk yang menumpuk pada anak akibat pandemi,” kata Jasra.

Meski demikian, dia memahami bahwa angka kematian akibat Covid-19 di Indonesia masih tinggi. Karenanya, vaksinasi terhadap orang tua dan anak-anak harus digencarkan untuk menghindari klaster penularan.

“Capaian vaksin untuk anak, dari target 26 juta lebih anak, baru mencapai, untuk vaksin pertama 2.478.886 dan vaksin kedua 1.370.995,” tutur dia.

Sementara itu, sudah sepekan terakhir ini SMPN 1 Subang menggelar pembelajaran tatap muka karena Kabupaten Subang telah berstatus level 2. Pihak sekolah pun masih melakukan upaya antisipasi dengan melakukan vaksinasi yang menyasar 500 siswa.

Hal sama dilakukan di Ciamis. Wakil Bupati Ciamis Yana D Putra Yana menegaskan Pemkab Ciamis mempersiapkan secara matang saat memutuskan PTM di sekolah. Para guru pun harus divaksinasi sebelum pelaksanaan belajar tatap muka.

“Kami juga akan upayakan semua siswa usia 12 tahun SMP, ke atas divaksinasi, tapi bertahap. Sedangkan untuk SMA memang itu kewenangan provinsi. Untuk siswa SD yang sudah berusia 12 tahun memang kita akan siasati supaya bisa divaksinasi,” kata Yana.

Dia juga menyampaikan bahwa sekarang sebanyak delapan sekolah menggelar vaksinasi secara serentak. Kedepannya, vaksinasi akan terus dilakukan secara bertahap agar pembelajaran tatap muka berjalan lancar tanpa terjadi klaster sekolah.

Selanjutnya 1 2 3
Penulis: Redaksi
Editor: Ahyar

Baca Juga