oleh

Diduga Hina Kaum Difabel, Ma’ruf Amin Bisa Masuk Unsur Pidana

Jakarta, Akuratnews.com – Pernyataan Cawapres nomor urut 01 KH Ma’ruf Amin yang menyebut ada kelompok budek dan buta dinilai bisa masuk unsur pidana. Hal itu disampaikan oleh Ketua Bidang Advokasi Demokrat Ferdinand Hutahean. Dimana kata dia, ucapan Ma’ruf Amin secara pidana memenuhi unsur pelaporan.

“Secara hukum hal tersebut tersebut bisa masuk kategori penghinaan dan pencemaran nama kaum tuna netra dan orang tuli,” kata Ferdinand di Jakarta, Selasa (13/11/2018).

“Menyerang kelompok tertentu yang memenuhi unsur sesuai KUHP,” sambung dia.

Ma’ruf Amin lanjut dia, bisa dipolisikan jika ada yang keberatan dan melaporkan hal tersebut. “Ya tentu saja bisa (dipolisikan). Terutama kaum difabel yang dilecehkan,” tukas dia.

Ia menambahkan, apa yang disampaikan oleh Ma’ruf Amin tentang hanya orang yang buta dan tuli yang tidak bisa melihat dan mendengar kinerja Jokowi adalah bentuk penghinaan kepada kelompok penyandang disabilitas.

“Itu yang pertama, yang kedua, bahwa Ma’ruf Amin sebagai orang tua ternyata tidak layak dijadikan panutan karena ternyata kasar dalam bertutur kata dan melecehkan,” pungkasnya. (Rhm)

Komentar

News Feed