Dinsos Sidoarjo Rawat 60 Orang yang Alami Gangguan Jiwa

Sekretaris Dinsos Sidoarjo, H. Ahmad Misbahul Munir
Sekretaris Dinsos Sidoarjo, H. Ahmad Misbahul Munir

Sidoarjo, Akuratnews.com - Selama ini, Dinas Sosial (Dinsos) Sidoarjo merawat enam puluh orang yang mengalami gangguan jiwa. Kebanyakan dari mereka sudah lanjut usia (lansia). Mereka ditangani dua tenaga medis, psikolog dan puluhan tenaga honorer di Lingkungan Pondok Sosial (Liponsos) binaan Dinsos yang terletak di Kelurahan Sidokare, Sidoarjo.

Hal itu dikemukakan Sekretaris Dinsos Sidoarjo, H. Ahmad Misbahul Munir, akrab disapa Cak Misbah ini pada Akuratnews.com, Selasa (19/11/2019) lalu.

"Orang-orang berkelainan jiwa yang ditampung dan dirawat di Liponsos itu mereka yang terjaring razia Sat Pol PP dan terciduk aparat kepolisian. Ada pula, yang dibawa warga. Intinya, Dinsos tidak boleh menolak, harus menerima dan merawat mereka. Ya, karena itu sudah jadi tugas dan kewajiban Dinsos," ujarnya.

Ditambahkan, mereka yang ditampung di Liponsos itu tidak ada yang memiliki identitas apapun. Bahkan, diajak komunikasi pun susah.

"Bila ditanya, mereka terdiam, kalau toh mau ngomong, tak ingat apapun. Lantas, kita mau apa? Tentu, petugas Dinsos pun tak bisa berbuat apa-apa, sebatas merawat dan berupaya semaksimal mungkin membuat kondisi mereka membaik, itu saja," tuturnya.

Selanjutnya, Misbah mengungkapkan, Dinsos akan memindahkan Liponsos dari Sidokare, Kec. Sidoarjo ke Desa Banar, Kec. Wonoayu. Di lokasi baru, bakal dibangun Liponsos lebih representatif dan memadai.

"Saya sempat lihat Liponsos di Keputih, Surabaya. Bangunannya representatif dan memadai. Kalau di sini, kan bekas sekolahan. Karenanya, Dinsos akan membangun seperti halnya di Keputih itu. Tahun ini, Lahan seluas dua hektar di Banar, Wonoayu sudah dibebaskan dan mulai dibangun fisiknya tahun depan," pungkas pria berkumis murah senyum ini.

Penulis: Wachid Yulianto
Editor:Atta

Baca Juga