Disperindag dan Dekranasda Sidoarjo Cari Solusi Bagi IKM

Hj. Ida Nur Ahmad Syaifuddin saat memberikan sambutan di depan puluhan pelaku IKM Sidoarjo.

Sidoarjo, Akuratnews.com - Permasalahan pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) Sidoarjo terbilang cukup pelik saat ini, Terlebih, memasuki era revolusi industri 4.0.

Hal itu dikemukakan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sidoarjo, Tjarda dalam sambutannya selaku pihak penyelenggara kegiatan bertajuk "Menumbuhkan Potensi Industri Kreatif dalam Menghadapi Tantangan di Era Revolusi Industri 4.0" di Pendopo Delta Wibawa, Sidoarjo, Rabu (26/6/2019).

"Untuk membantu memecahkan permasalahan pelaku IKM tersebut, Disperindag kerja bareng Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah) Sidoarjo menggelar kegiatan pembinaan yang bertujuan memberikan informasi dan wawasan berkaitan pemasaran di era revolusi industri 4.0 ini, "ujarnya di depan puluhan orang pelaku IKM Sidoarjo.

Sementara itu, Wakil Ketua Dekranasda Sidoarjo, Hj. Ida Nur Ahmad Syaifuddin yang hadir dalam kegiatan ini menuturkan, industri kreatif memiliki peranan penting dalam perekonomian suatu negara.

"Namun saat ini, pelaku industri kreatif dihadapkan era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Pemberlakuan pasar bebas di Asia Tenggara ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi IKM. Karenanya, produk yang dihasilkan harus memiliki standar agar mampu bersaing dengan negara lain, "jelasnya.

Ditambahkan, kini era revolusi industri 4.0 juga telah dimulai. Tentu, bersinergi dengan teknologi informasi menjadi kunci bagi para pelaku industri kreatif untuk dapat bersaing di tengah pasar bebas.

"Industri kreatif memiliki ciri khas tersendiri yang bisa dijadikan unggulan. Yakni, terletak pada sisi kreativitas desain produknya, "pungkas istri Wabup Sidoarjo ini.

Dalam kegiatan pembinaan pelaku IKM tersebut, pihak penyelenggara mengundang dua narasumber dari Universitas Ciputra Surabaya dan Sidoarjo Kreatif Forum.

Penulis: Wachid Yulianto
Photographer: Wachid Yulianto

Baca Juga