Doa Berbuka Puasa Lengkap Arab, Latin Dan Artinya

Solaeman Nur Rahman

Doa Berbuka Puasa

AKURATNEWS – Puasa adalah merupakan rukun islam yang ketiga, bagi setiap muslim yang sehat secara rohani dan jasmani diwajibkan puasa tanpa terkecuali, jika kalian tidak mau berpuasa maka akan mendapat dosa. Karena sudah meninggalkan kewajiban.

Puasa adalah menahan hawa nafsu dari hal yang membatalkan puasa serta dibarengi dengan niat berpuasa sepanjang hari mulai terbitnya fajar sampai tenggelamnya matahari.

ويَجِبُ التَّبْيِيتُ [في صِيامِ الفَرْضِ، بِأنْ يَنْوِيَ بَيْنَ الغُرُوبِ والفَجْرِ صِيامَ غَدٍ]، والتَّعْيينُ [بِأنْ يَسْتَحْضِرَ في ذِهْنِهِ أنَّهُ يَصُومُ عَنْ رَمَضانَ أو نَذْرٍ أو كَفّارَةٍ أو غَيْرِها] في النِّيَّةِ لِكُلِّ يَوْمٍ، والإمْساكُ عن: الجِماعِ، والاسْتِمْناءِ [أي التَّسَبُّبِ عَمْدًا بِخُرُوجِ مَنِيِّهِ بِنَحْوِ لَمسٍ]، والاسْتِقاءَةِ [أي التَّسَبُّبِ عَمْدًا في خَرُوجِ شَيْءٍ مِنْ مَعِدَتِهِ إلى فَمِهِ بِنَحْوِ أُصْبُعِهِ]، وعن الرِّدَّةِ [أي الخُرُوجِ مِنَ الإسْلامِ، بِقَوْلِ كُفْرٍ أو فِعْلِ كُفْرٍ أو اعْتِقادِ كُفْرٍ]، وعَنْ دُخُولِ عَيْنٍ جَوْفًا، إلّا رِيقَهُ الخالِصَ الطّاهِرَ مِنْ مَعْدِنِهِ [أي مَكانِ وُجُودِهِ الأَصْلِيِّ وهو فَمُهُ].

Artinya: Wajib puasa bulan Ramadan bagi setiap muslim mukalaf. Tidak sah dan tidak boleh puasa bagi wanita haid dan perempuan nifas. Wajib bagi keduanya mengqadha puasa yang ditinggalkan. Boleh tidak puasa bagi musafir dalam jarak qashar walaupun dia mampu berpuasa. Wajib baginya mengqadha. Juga bagi orang sakit, hamil dan menyusui akan tetapi ketiga orang ini boleh tidak puasa apabila tidak mampu untk puasa atau yang kedua terakhir takut pada dirinya atau pada anaknya. Boleh bagi mereka tidak puasa tapi wajib mengqadha. Wajib bagi dua orang terakhir membayar fidyah apabila tidak puasa karena mengkuatirkan anaknya saja.

Namun dalam berpuasa ada syarat yang rukun yang harus dipenuhi agar puasanya sah dan terima. Dengan mengetahuinya maka kalian bisa terjaga dari hal-hal yang membatalkan puasa. Seperti yang sudah diterangkan dalam kitab sulamut taufiq sebagai berikut:

و[يُشْتَرَطُ لِصِحَّةِ الصَّوْمِ]: أنْ لا يُجَنَّ ولو لَحْظَةً، وأنْ لا يُغْمَى عليه كُلَّ اليَوْمِ [مِنَ الفَجْرِ إلى الغُرُوبِ]

Artinya: Disyaratkan untuk sahnya puasa: tidak gila walaupun sebentar, tidak epilepsi setiap hari dari subuh sampai maghrib.

Sunah-Sunnahnya Puasa

Sunah-Sunnahnya Puasa

Banyak amalan sunnah yang bisa kalian lakukan saat berpuasa baik puasa Ramadhan atau tidak, sunnah itu tak lain adalah untuk menambah pahala puasa kalian. Dan untuk sunnahnya disini kami merujuk pada kitab Fathul Muin bi Syarhi Qurratil Ain bi Muhimmatid Din yang ditulis oleh syeikh Ahmad bin Abdul Aziz bin Zainuddin bin Ali bin Ahmad Al-Mabari Al-Malibari Al-Hindi. Berikut penjelasannya.

Baca Juga:  Doa Memakai Dan Melepas Pakaian Sesuai Ajaran Rashulullah SAW

1. Makan Sahur

 (وسن) لصائم رمضان وغيره (تسحر)، وتأخيره، ما لم يقع في شك، وكونه على تمر لخبر فيه، ويحصل ولو بجرعة ماء، ويدخل وقته بنصف الليل. وحكمته: التقوي، أو مخالفة أهل الكتاب ؟ وجهان. وسن تطيب وقت سحر

Makan sahur dan melakukannya di akhir waktu, selagi tidak terjadi waktu syak (keraguan atas terbit fajar). Kesunahan makan sahur tersebut adalah dengan buah kurma, berdasarkan hadis. Kesunahan makan sahur juga sudah bisa didapatkan dengan meminum seteguk air.

Kesunahan makan sahur waktu mulai tengah malam. Sedangkan hikmahnya, adalah menghimpun kekuatan menyelisihi perbuatan ahli kitab, di sini ada dua pendapat. Menggunakan harum-haruman di Waktu sahur (baik di bulan Ramadhan ataupun lainnya).

2. Menyegerakan Berbuka Puasa (Ta’jil Puasa)

(و) سن (تعجيل فطر) إذا تيقن الغروب. ويعرف في العمران والصحارى التي بها جبال بزوال الشعاع من أعالي الحيطان والجبال، وتقديمه على الصلاة، إن لم يخش من تعجيله فوات الجماعة أو تكبيرة الاحرام

Tajil buka (segera berbuka puasa) bila diyakini sudah terbenam matahari. Terbenam matahari di tempat ramai atau padang belantara yang bergunung-gunung bisa diketahui dengan kelenyapan berkas sinar matahari dari atas pagar atau puncak gunung. Berbuka terlebih dahulu sebelum mengerjakan salat Magrib, jika seseorang tidak khawatir akan tertinggal jamaah atau takbiratul ihram.

3. Berbuka Dengan Kurma

و كونه (بتمر) للامر به، والاكمل أن يكون بثلاث

Berbuka puasa dengan memakan buah kurma, sebab hal ini diperintahkan, dan yang lebih sempurna : adalah makan tiga butir. Kalau tidak bisa mendapatkan buah kurma, maka yang disunahkan berbuka dengan beberapa teguk air, sekalipun berupa air zamzam.

4. Berdoa Setelah Membatalkan Puasa

ويسن أن يقول عقب الفطر: اللهم لك صمت، وعلى رزقك أفطرت ويزيد – من أفطر بالماء -: ذهب الظمأ، وابتلت العروق، وثبت الاجر إن شاء الله تعالى

Berdoa setelah berbuka puasa, dan bagi orang yang berbuka dengan meminum air maka dianjurkan menambah lafal doanya dengan “Dzahabadhomaa-u wabtalatil ‘uruuqu wa tsabatal ajru inayaAllah.

5. Mandi Besar Sebelum Fajar

و سن (غسل عن نحو جنابة قبل فجر) لئلا يصل الماء إلى باطن نحو أذنه أو دبره

Baca Juga:  Doa I'tidal: Bacaan Salat Lengkap dengan Lafadz Arab dan Terjemahnya

Melakukan mandi semacam janabah sebelum terbit fajar, agar dengan begitu tidak terjadi ada air yang masuk ke jauf semacam telinga atau dubur.

6. Menjauhi Makanan Yang Syubhat

وسن (كف) نفس عن طعام فيه شبهة، و (شهوة) مباحة. من مسموع، ومبصر، ومس طيب، وشمه

Sunah menghindari makanan yang syubhat, dan menahan diri dari menuruti kehendak hawa nafsu yang mubah, baik berupa suara, pandangan mata, menyentuh bau-bauan atau membaunya. Jika terjadi pertentangan antara kemakruhan menyentuh harumharuman bagi orang yang sedang berpuasa dengan kemakruhan menolak (hadiah) harum-haruman, maka yang lebih utama adalah menghindari menyentuhnya, sebab kemakruhan memegangnya dapat mengurangi pahala puasa.

7. Memperbanyak Bersedekah

وسن مع التأكيد (برمضان)، وعشره الاخير آكد، (إكثار صدقة)، وتوسعة على عيال، وإحسان على الاقارب والجيران – للاتباع – وأن يفطر الصائمين – أي يعشيهم – إن قدر، وإلا فعلى نحو شربة

Sunah Muakkad di bulan Ramadhan -utamanya di tanggal 10 yang akhir-, agar memperbanyak sedekah, memberi. kelonggaran kepada keluarga dalam biaya, berbuat kebajikan kepada kerabat dan tetangga, karena mengikuti tindak Nabi saw.: Sunah juga memberi buka pada orang-orang yang berpuasa, jika mampu, dan jika tidak mampu, maka cukuplah dengan memberi semacam minuman.

8. Memperbanyak Membaca Al-Quran

و إكثار (تلاوة) للقرآن في غير نحو الحش، ولو نحو طريق، وأفضل الاوقات للقراءة من النهار: بعد الصبح، ومن الليل: في السحر،. فبين العشاءين. وقراءة الليل أولى

Sunnah muakkad memperbanyak bacaan Alqur-an selain bila berada dalam kamar kecil, sekalipun di tengah jalan. Waktu siang yang paling utama untuk membaca Alqur-an, adalah setelah Subuh: Sedang untuk malam hari, adalah waktu sahur, kemudian waktu antara Magrib dan Isyak, Membaca di malam hari adalah lebih utama.

Sebaiknya orang yang membaca Alqur-an adalah menghayati isinya. Imam Abul Laits berkata dalam kitab Al-Bustan (Bustanul ‘Arifin): Sebaiknya seseorang mengkhatamkan Qur-an dua kali pertahun, jika memang tidak bisa lebih dari itu.

9. Memperbanyak Ibadah Dan I’tikaf Di masjid

و إكثار عبادة و (اعتكاف) للاتباع (سيما) بتشديد الياء، وقد يخفف، والافصح جر ما بعدها، وتقديم لا عليها. وما زائدة وهي دالة على أن ما بعدها أولى بالحكم مما قبلها (عشر آخره) فيتأكد له إكثار الثلاثة المذكورة للاتباع

Sunah muakkad memperbanyak mengerjakan ibadah dan iktikaf karena mengikuu undak Nabi saw. Terutama pada 10 hari yang akhir: karena itu, menjadi muakkad kesunahannya memperbanyak tiga hal di atas, karena ituba’ dengan Nabi saw

Baca Juga:  Kumpulan Doa Selamat Dunia Akhirat Lengkap Beserta Artinya

Adab Berbuka Puasa

Adab Berbuka Puasa

Ketika kalian hendak membatalkan puasa dengan minum dan makan, maka sebelumnya hendaklah kalian membaca basmalah terlebih dahulu dan setelah membatalkan puasa barulah dilanjut membaca doa berbuka puasa. Sesuai hadist Rashulullah SAW:

إِذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ فَلْيَذْكُرِ اسْمَ اللَّهِ تَعَالَى فَإِنْ نَسِىَ أَنْ يَذْكُرَ اسْمَ اللَّهِ تَعَالَى فِى أَوّلِهِ فَلْيَقُلْ بِسْمِ اللَّهِ أَوّلَهُ وَآخِرَهُ

“Apabila salah seorang di antara kalian makan, maka hendaknya ia menyebut nama Allah Ta’ala. Jika ia lupa untuk menyebut nama Allah Ta’ala di awal, hendaklah ia mengucapkan: “Bismillaahi awwalahu wa aakhirohu (dengan nama Allah pada awal dan akhirnya)“. Hadits Shahih [HR. Abu Daud no. 3767, Ahmad 6/207-208 dan At Tirmidzi no. 1858 dari Aisyah Radhiallahu’anha. At Tirmidzi mengatakan hadits tersebut hasan shahih. Syaikh Al Albani menilai bahwa hadits tersebut shahih di kitab Irwaul Ghalil Fi Takhrij Ahaadits Manaris Sabiil no. 1965].

Doa Berbuka Puasa

Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh sahabat Abdullah bin ‘umar, Rashulullah membaca doa berikt ketika berbuka puasa:

كَانَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم، إِذَا أَفْطَرَ قَالَ : ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ

“Rasulullah ketika berbuka, Beliau berdoa: ‘Telah hilang rasa haus dan urat-urat telah basah serta pahala tetap, insyaallah,” (HR. Abu Daud).

Namun yang perlu kita garis bawahi ketika kita sedang berbuka lebih banyak memakan makanan daripada minum, maka dari itu doa berbuka puasa yang populer dikalangan masyarakat adalah sebagai berikut:

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلى رِزْقِكَ أفْطَرْتُ ذَهَبَ الظَّمأُ وابْتَلَّتِ العُرُوقُ وَثَبَتَ الأجْرُ إِنْ شاءَ اللَّهُ تَعالى

Latin: Allâhumma laka shumtu wa ‘alâ rizqika afthartu dzahaba-dh-dhama’u wabtalatil ‘urûqu wa tsabatal ajru insyâ-allâh ta‘âlâ

Artinya, “Ya Allah, untuk-Mulah aku berpuasa, atas rezekimulah aku berbuka. Telah sirna rasa dahaga, urat-urat telah basah, dan (semoga) pahala telah ditetapkan, insyaaallah.”

Penutup

Sekian penjelasan dari kami mengenai doa berbuka puasa yang sering dibaca oleh Rashulullah SAW. Dan sebagai ummat yang taat kepada beliau hendaknya kita menuru amalan-amalan yang diajarkan oleh Rashulullah SAW. Semoga kita semua bisa mengambil manfaat dari tulisan diatas, Wallahu A’lam Bissowab.

Baca artikel Akuratnews.com lainnya di Google News.

Disclaimer

Artikel terkait aplikasi versi modifikasi atau MOD APK yang dibagikan Tim Akuratnews.com hanya bersifat reviews saja yang bertujuan untuk menambah wawasan pengetahuan para pembaca. Kami tidak menyarankan anda untuk mendowload file yang bersifat ilegal. Kami juga tidak bertanggung jawab atas segala risiko dan bahaya yang bisa terjadi pada perangkatmu. Penggunaan aplikasi versi modifikasi atau MOD APK bisa merugikan pengembang dari segi materi dan sebagainya.

Tags

Artikel Terkait