Doa Nisfu Sya’ban serta Berbagai Amalan dan Keutamaannya

Makin Rajin

Doa Nisfu Sya’ban serta Berbagai Amalan dan Keutamaannya

Dalam agama Islam, ada banyak sekali hari-hari penting yang baik dan mustajab untuk berdoa. Dalam hari-hari tersebut, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak doa dan amalan-amalan baik lainnya. Salah satu dari hari penting tersebut adalah malam nisfu sya’ban. Mari simak amalan dan doa nisfu sya’ban berikut ini!

Mengenal Nisfu Sya’ban

Malam nisfu sya’ban merupakan hari yang banyak ditunggu oleh umat muslim di seluruh dunia. Nisfu sya’ban sendiri jatuh pada tanggal 15 bulan sya’ban dalam kalender Islam. Malam tersebut merupakan malam yang mulia setelah malam lailatul qadar. Karena itu, setiap umat muslim sebaiknya memperbanyak ibadah.

Pada malam ini, akan terbuka 300 pintu ampunan dari Allah SWT. Sehingga dapat menghapuskan dosa-dosa umat Islam yang telah lalu. Selain itu, juga akan datang pertolongan serta syafaat bagi umat Islam yang menyerukan doa dan berdzikir kepada Allah SWT ketika malam nisfu sya’ban berlangsung

Doa Nisfu Sya’ban

Terdapat beberapa do’a yang dapat Anda lantunkan ketika nisfu sya’ban berlangsung. Berikut penjabarannya:

1. Doa Pertama

Berikut ini adalah doa yang pertama:

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّى اللهُمَّ إِنِّيْ اللَّهُمَّ اِنِّى أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ وَ اْلمُعَافَاةَ الدَّائِمَةَ فِي الدُّنْيَا وَالآخِرَة

Arab Latin:

Allahumma innaka ‘afuwwun- karimun-tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni. Allaahumma innii asalukal ‘afwa wal ‘aafiyata wal mu’aafaataddi imati fiddiini waddunyaa wal aakhiroh.

Artinya:

“Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf lagi Maha Pemurah, Engkau suka memaafkan maka maafkanlah aku. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon maaf, afiyah, dan keselamatan yang terus-menerus dalam agama, dunia serta akhirat.”

Baca Juga:  7 Doa untuk Orang Sakit dengan Berbagai Kondisi dan Terjemahannya

2. Doa Kedua

Sedangkan, berikut ini adalah doa nisfu sya’ban kedua yang dapat Anda lantunkan: 

اللّٰهُمَّ يَا ذَا الْمَنِّ وَلَا يُمَنُّ عَلَيْكَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالإِكْرَامِ يَا ذَا الطَوْلِ وَالإِنْعَامِ لَا إِلٰهَ إِللَّا أَنْتَ ظَهْرَ اللَّاجِيْنَ وَجَارَ المُسْتَجِيْرِيْنَ وَمَأْمَنَ الخَائِفِيْنَ اللّٰهُمَّ إِنْ كُنْتَ كَتَبْتَنِيْ عِنْدَكَ فِيْ أُمِّ الكِتَابِ شَقِيًّا أَوْ مَحْرُومًا أَوْ مَطْرُوْدًا أو مُقَتَّرًا عَلَيَّ فِي الرِززْقِ، فَامْحُ اللّٰهُمَّ بِفَضْلِكَ فِي أُمِّ الكِتَابِ شَقَاوَتِي وَحِرْمَانِي وَطَرْدِيْ وَاقْتِتَارَ رِزْقِيْ، وَأَثْبِتْنِيْ عِنْدَكَ فِي أُمِّ الكِتَابِ سَعِيْدًا مَرْزُوْقًا مُوَفَّقًا لِلْخَيْرَاتِ فَإِنَّكَ قُلْتَ وَقَوْلُكَ الْحَقُّ فِيْ كِتَابِكَ المُنَزَّلِ عَلَى نَبِيِّكَ المُرْسَلِ: “يَمْحُو اللهُ مَا يَشَاءُ وَيُثْبِتُ وَعِنْدَهُ أُمُّ الكِتَابِ” إِلَهِيْ بِالتَّجَلِّيِ الأَعْظَمِ، فِي لَيْلَةِ النِّصْفِ مِنْ شَهْرِ شَعْبَانَ المُكَرَّمِ، الَّتِي يُفْرَقُ فِيْهَا كُلُّ أَمْرٍ حَكِيْمٍ وَيُبْرَمُ، اِصْرِفْ عَنِّيْ مِنَ البَلَاءِ مَا أَعْلَمُ وَمَا لَا أَعْلَمُ، وَأَنْتَ عَلَّامُ الغُيُوْبِ، بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ، وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمـَّدٍ وَعَلَى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ

Arab Latin:

Allâhumma yâ dzal manni wa lâ yumannu ‘alaik, yâ dzal jalâli wal ikrâm, yâ dzat thawli wal in‘âm, lâ ilâha illâ anta zhahral lâjîn wa jâral mustajîrîn wa ma’manal khâ’ifîn. 

Allâhumma in kunta katabtanî ‘indaka fî ummil kitâbi syaqiyyan aw mahrûman aw muqtarran ‘alayya fir rizqi, famhullâhumma fî ummil kitâbi syaqâwatî wa hirmânî waqtitâra rizqî, waktubnî ‘indaka sa‘îdan marzûqan muwaffaqan lil khairât. 

Fa innaka qulta wa qawlukal haqqu fî kitâbikal munzal ‘alâ lisâni nabiyyikal mursal, “yamhullâhu mâ yasyâ’u wa yutsbitu, wa ‘indahû ummul kitâb” wa shallallâhu ‘alâ sayyidinâ muhammad wa alâ âlihî wa shahbihî wa sallama, walhamdu lillâhi rabbil ‘alamîn.

Artinya:

“Wahai Tuhanku yang maha pemberi. Engkau tidak diberi. Wahai Tuhan pemilik kebesaran dan kemuliaan. Wahai Tuhan pemberi segala kekayaan dan segala nikmat. Tiada tuhan selain Engkau, kekuatan orang-orang yang meminta pertolongan, lindungan orang-orang yang mencari perlindungan, dan tempat aman orang-orang yang takut. 

Baca Juga:  Sholawat Asyghil: Sejarah, Lafal, Arti, dan Keutamaannya

Tuhanku, jika Kau mencatatku di sisi-Mu pada Lauh Mahfuzh sebagai orang celaka, sial, atau orang yang sempit rezeki, maka hapuskanlah di Lauh Mahfuzh kecelakaan, kesialan, dan kesempitan rezekiku. 

Catatlah aku di sisi-Mu sebagai orang yang mujur, murah rezeki, dan taufiq untuk berbuat kebaikan karena Engkau telah berkata–sementara perkataan-Mu adalah benar–di kitabmu yang diturunkan melalui ucapan Rasul utusan-Mu, ‘Allah menghapus dan menetapkan apa yang Dia kehendaki. Di sisi-Nya Lauh Mahfuzh.”

Amalan Malam Nisfu Sya’ban Lainnya

Tidak hanya melantunkan doa nisfu sya’ban, tetapi masih ada banyak lagi amalan-amalan yang dapat Anda lakukan ketika nisfu sya’ban berlangsung. Beberapa amalan tersebut antara lain adalah sebagai berikut: 

  • Membaca dua kalimat syahadat. Karena dengan membaca dua kalimat syahadat ini maka Allah akan memberikan rahmat serta hidayah bagi kita semua.
  • Memperbanyak bacaan istighfar, sebagai bentuk memohon ampun kepada Allah SWT atas banyaknya dosa yang telah lalu. 
  • Menunaikan sholat tasbih. Sholat tasbih ketika nisfu sya’ban menjadi sebuah kebiasaan yang sebelumnya telah Nabi Muhammad SAW lakukan, juga pamannya, yaitu Sayyidina Abbas ra lakukan.
  • Menjalankan puasa sunnah. Anda dapat berpuasa sunnah sya’ban ketika hari dimana malam nisfu sya’ban datang
  • Membaca surah Yasin sebanyak 3 kali 
  • Membaca surah Al-Waqiah

Keutamaan Doa di Malam Nisfu Sya’ban

Setelah memahami beberapa amalan serta doa nisfu sya’ban, selanjutnya Anda akan mempelajari tentang berbagai keutamaan yang ada dalam nisfu sya’ban sendiri. Berikut penjabarannya: 

1. Doa yang Terkabul

Malam nisfu sya’ban adalah salah satu yang sangat istimewa. Oleh karena itu, baik bagi umat islam untuk memperbanyak doa. Segala doa yang dilantunkan ketika malam nisfu sya’ban berlangsung akan dikabulkan oleh Allah SWT. 

Baca Juga:  Niat Sholat Dhuha, beserta Keutamaan dan Doa Setelahnya

2. Pengampunan Dosa oleh Allah SWT. 

Seperti yang Anda ketahui sebelumnya bahwa, pada malam nisfu sya’ban ini akan terbuka 300 pintu ampunan dari Allah SWT. Kita sebagai manusia yang tidak luput dari segala dosa dan kesalahan, sudah selayaknya untuk berdoa dan memohon ampun pada Allah SWT. 

Allah SWT memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi setiap hamba yang ingin bertaubat dengan melakukan doa pada malam nisfu sya’ban ini. Umat islam dapat merenungkan segala perbuatan dan kesalahan yang terjadi pada masa lalu dan berjanji untuk mengubah diri menjadi pribadi yang lebih baik lagi secara agama. 

3. Turunnya Syafaat oleh Allah

Syafaat merupakan pertolongan yang Allah berikan kepada umat manusia. Kita sebagai makhluk Allah sejatinya adalah pribadi yang sering kehilangan arah dan jati diri. Oleh karena itu, kita pasti membutuhkan pertolongan untuk menemukannya kembali.

Sebaik-baik pertolongan adalah pertolongan dari oleh Allah SWT kepada umatnya. Ketika nisfu sya’ban berlangsung, Allah akan memberikan banyak syafaat bagi umatnya yang melantunkan doa dan memohon pertolongan. Karenanya, kita harus memanfaatkan nisfu sya’ban ini dengan baik.

Sudahkah Anda Melakukan Doa di Malam Nisfu Sya’ban?

Sekian ulasan mengenai doa nisfu sya’ban beserta dengan beberapa amalan lain yang bisa Anda lakukan ketika malam istimewa tersebut berlangsung. Semoga dengan membaca doa tersebut, Anda senantiasa mendapatkan keselamatan dan ampunan dari Allah SWT. 

Selain itu, Anda juga dianjurkan untuk melakukan sholat sunnah untuk memperbanyak ibadah di malam nisfu sya’ban. Sejatinya, pengampunan dan kehidupan adalah milik Allah, kita sebagai umatnya sangat butuh pertolongan-Nya. Lewat melakukan do’a malam istimewa, niscaya hidup akan lebih baik.

Baca artikel Akuratnews.com lainnya di Google News.

Disclaimer

Artikel terkait aplikasi versi modifikasi atau MOD APK yang dibagikan Tim Akuratnews.com hanya bersifat reviews saja yang bertujuan untuk menambah wawasan pengetahuan para pembaca. Kami tidak menyarankan anda untuk mendowload file yang bersifat ilegal. Kami juga tidak bertanggung jawab atas segala risiko dan bahaya yang bisa terjadi pada perangkatmu. Penggunaan aplikasi versi modifikasi atau MOD APK bisa merugikan pengembang dari segi materi dan sebagainya.

Artikel Terkait