Bacaan Doa Tahiyat Awal dan Akhir Shahih Sesuai dengan Tuntunan

Makin Rajin

doa tahiyat awal dan akhir

Sebagai umat Muslim, Anda harus tahu bahwa tahiyat awal dan akhir merupakan bagian penting dalam rukun shalat. Salah satu yang tak boleh Anda lewatkan saat melakukan gerakan ini dalam sholat ialah membaca doa tahiyat awal dan akhir.

Mari kita pelajari lebih dalam tentang poin dan makna mendalam yang tersimpan di balik bacaan doa ini. Serta bagaimana seharusnya Anda berdoa yang baik saat tahiyat awal dan akhir sehingga Anda dapat menyempurnakan sholat Anda. Simak bersama!

Doa Tahiyat Awal dan Akhir

Berikut ini bacaan doa tahiyat awal dan akhir dalam bacaan Arab, latin beserta artinya yang bisa Anda pelajari:

1. Doa Tahiyat Awal

Saat sholat, Anda akan melakukan gerakan tahiyat awal pada rakaat kedua dalam sholat. Pada posisi duduk, Anda dapat membaca bacaan berikut:

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِىُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِاَ . للَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ مُحَمَّدٍ

Attahiyyaatul mubaarokaatush sholawaatuth thoyyibaatu lillaah. Assalaamu ‘alaika ayyuhan nabiyyu wa rohmatullahi wa barokaatuh. Assalaaamu’alainaa wa ‘alaa ‘ibaadillaahish shoolihiin. Asyhadu allaa ilaaha illallah wa asyhadu anna Muhammadar rosuulullah. Allahumma sholli ‘alaa Muhammad.

Artinya: “Segala penghormatan, keberkahan, shalawat dan kebaikan hanya bagi Allah. Semoga salam sejahtera selalu tercurahkan kepadamu wahai Nabi, demikian pula rahmat Allah dan berkah-Nya. 

Baca Juga:  Bacaan Doa Nurbuat, Arti, Manfaat, dan Cara Mengamalkannya Lengkap

Semoga salam sejahtera selalu tercurah kepada kami dan hamba-hamba Allah yang saleh. Aku bersaksi bahwa tiada tuhan kecuali Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah. Ya Allah, berilah rahmat kepada Nabi Muhammad.”

2. Doa Tahiyat Akhir

Bacaan doa untuk tahiyat akhir hampir sama dengan bacaan tahiyat awal. Namun, hal yang membedakan yakni adanya penambahan sholawat nabi saja. Berikut bacaan yang bisa Anda lafadzkan:

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ لِلَّهِ السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِىُّ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللَّهِ الصَّالِحِينَ , أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ , اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ

وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ ، اللَّهُمَّ بَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ ، كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ ، وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

At tahiyyaatul mubaarakaatush shalawat thoyyiba tulillaah. As salaamu alaika ayyuhan nabiyyu wa rahmatullaahi wabarakaatuh, assalaamu’alaina wa’alaa ibaadillaahishaalihiin. Asyhaduallaa ilaaha illallaah, wa asyhadu anna muhammad rasuulullaah.

Aallaahumma shalli’alaa muhammad, wa’alaa aali muhammad. kamaa shallaita alaa ibraahiim wa alaa aali ibraahiim. Wabaarik’alaa muhammad wa alaa aali muhammad. kamaa baarakta alaa ibraahiim wa alaa aali ibraahiim, fil’aalamiina innaka hamiidum majiid.

Artinya: “Segala ucapan selamat, keberkahan, shalawat, dan kebaikan adalah bagi Allah. Mudah-mudahan kesejahteraan dilimpahkan kepadamu wahai Nabi beserta rahmat Allah dan barakah-Nya. 

Mudah-mudahan kesejahteraan dilimpahkan pula kepada kami dan kepada seluruh hamba Allah yang shalih. Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah melainkan Allah, dan aku bersaksi bahwa Muhammad itu adalah utusan Allah. 

Ya Allah aku sampaikan shalawat kepada junjungan kita Nabi Muhammad, serta kepada keluarganya. Sebagaimana Engkau sampaikan shalawat kepada Nabi Ibrahim As., serta kepada para keluarganya. Dan, berikanlah keberkahan kepada junjungan kita Nabi Muhammad, serta kepada keluarga. 

Baca Juga:  Doa Meluluhkan Hati Seseorang dan Cara Mengamalkannya

Sebagaimana, Engkau telah berkahi kepada junjungan kita Nabi Ibrahim, serta keberkahan yang dilimpahkan kepada keluarga Nabi Ibrahim. Engkaulah Yang Maha Terpuji Lagi Maha Kekal.”

Hadits Tentang Gerakan Duduk Tahiyat Awal dan Akhir yang Benar

Sebagai ibadah yang wajib dalam ajaran Islam, sepatutnya Anda meniru bagaimana Nabi Muhammad SAW lakukan. Salah satu contohnya terlihat saat baca doa tahiyat awal dan akhir dalam gerakan sholat. Cara duduk yang benar terdapat narasi dalam sebuah hadits oleh Bukhari yakni:

Diriwayatkan dari Muhammad bin Amr bin Atha’, bahwa ketika ia duduk bersama beberapa orang sahabat Nabi SAW, ia menceritakan cara shalat Nabi SAW. Kemudian berkatalah Abu Hamid as-Sa’idi: 

“Saya melihatnya ketika bertakbir beliau mengangkat kedua tangannya setentang dengan bahunya. Apabila ruku, beliau meletakkan kedua tangannya dengan kuat pada lututnya serta membungkukkan punggungnya. Apabila mengangkat kepala, beliau meluruskan badannya sehingga semua tulang-tulang kembali pada tempatnya.

Kemudian, apabila bersujud, beliau meletakkan kedua tangannya dengan tidak membentangkannya dan tidak pula menyempitkan keduanya. Serta menghadapkan semua ujung jari-jari kedua kakinya ke arah kiblat. 

Kemudian, apabila duduk pada rakaat kedua, beliau duduk di atas kaki kirinya dan mendirikan tapak kaki kanannya. Dan apabila duduk pada rakaat terakhir, beliau memajukan kaki kirinya ke depan dan mendirikan tapak kaki yang lain (kanan) dan duduk di tempat duduknya.” (HR. Bukhari)

Keutamaan Membaca Doa Tahiyat Awal dan Akhir

Setiap doa memiliki makna tersendiri. Sama seperti doa tahiyat awal dan akhir yang memberikan beberapa manfaat berupa:

1. Mendapatkan Perlindungan dari Allah

Doa yang Anda panjatkan saat tahiyat akhir seperti yang Rasulullah SAW ajarkan adalah permohonan perlindungan dari Allah SWT. Terhadap empat hal yakni perlindungan dari siksa neraka, siksa kubur, fitnah dalam kehidupan dan kematian, serta fitnah Dajjal.

Baca Juga:  Sholawat Jibril, Anjuran Mengamalkan dan Keutamaannya

2. Doa yang Diijabah 

Doa yang Anda ucapkan di akhir shalat wajib, khususnya pada tahiyat akhir, termasuk doa yang diijabah. Oleh karena itu, sebagai umat Muslim, Anda sebaiknya tidak melewatkan kesempatan ini, karena doa yang Anda ucapkan dalam situasi ini lebih mungkin untuk terkabul.

3. Mendapat Keridhaan Allah SWT

Allah SWT senang dengan hamba-Nya yang selalu berdoa dan memohon apapun kepada-Nya. Menolak untuk berdoa atau memohon kepada Allah SWT adalah bentuk kesombongan dan Allah SWT murka terhadap hal tersebut.

Dengan membaca doa saat tahiyat awal dan akhir, doa tersebut menggambarkan betapa lemahnya Anda sebagai manusia dan selalu bergantung pada Allah SWT untuk mengabulkan permintaan Anda.

4. Mendapatkan Petunjuk dari Allah SWT

Tanpa petunjuk dan bimbingan Allah SWT, manusia akan tersesat dan jauh dari jalan yang benar. Dengan memohon perlindungan kepada Allah SWT, Anda sebagai umat Muslim akan terus mendapat petunjuk.

5. Terhindar dari Kedzaliman

Membaca doa setelah tahiyat akhir sesuai sunnah Rasulullah SAW akan menjauhkan Anda dari perbuatan zalim. Doa ini juga sekaligus doa untuk memohon ampunan, sehingga harapannya Allah akan mengampuni dosa-dosa yang Anda perbuat.

Sudah Paham Doa Tahiyat Awal dan Akhir pada Gerakan Sholat?

Dengan pemahaman mendalam mengenai bacaan doa tahiyat awal dan akhir pada gerakan sholat, Anda dapat merasakan kedekatan yang lebih besar dengan Allah dalam setiap ibadah. Keutamaan yang terkandung dalam doa ini mengajarkan pentingnya memohon perlindungan, ampunan, dan petunjuk-Nya. 

Dengan mengikuti sunnah Rasulullah dalam melafalkan doa ini, Anda membuka pintu untuk menerima rahmat dan keberkahan yang tiada tara. Semakin Anda memahami esensi doa ini, semakin dalam pula hubungan Anda dengan Tuhan Yang Maha Esa.

Baca artikel Akuratnews.com lainnya di Google News.

Disclaimer

Artikel terkait aplikasi versi modifikasi atau MOD APK yang dibagikan Tim Akuratnews.com hanya bersifat reviews saja yang bertujuan untuk menambah wawasan pengetahuan para pembaca. Kami tidak menyarankan anda untuk mendowload file yang bersifat ilegal. Kami juga tidak bertanggung jawab atas segala risiko dan bahaya yang bisa terjadi pada perangkatmu. Penggunaan aplikasi versi modifikasi atau MOD APK bisa merugikan pengembang dari segi materi dan sebagainya.

Artikel Terkait