Kegiatan Akhir Tahun Kedokteran Estetika

Genap Berusia 10 Tahun, ISWAM Jadi Ajang Seminar dan Workshop Terbesar di Asia Pasifik

Tangerang Selatan, Akuratnews.com- Bulan Desember 2019 ini ISWAM genap berusia 10 tahun. Ini merupakan sejarah perjalanan yang panjang  penyelenggaraan event yang semula  berawal dari sebuah seminar dan workshop bersifat nasional hingga memberanikan diri melebarkan sayapnya menjadi internasional.

Bermula dari sebuah gagasan untuk  mewujudkan wadah ilmiah untuk salah satu bidang kedokteran yaitu Estetik Medik untuk kalangan dokter di dalam negeri hingga akhirnya terkenal menjadi sebuah ajang seminar dan workshop di bidang estetik terbesar se Asia Pasific dan ke 3 terbesar sedunia   di usianya yang ke 10 tahun.

Sebagai suatu wadah ihniah kedokteran, ISWAM turut memberi kontribusi kepada teman sejawat dokter yang bekeija di bidang estetik medik untuk berkarya dan mengembangkan ilmunya. Di era millennial ini cukup banyak tantangannya, tidak hanya berasal dari dalam negeri sendiri tapi juga berasal dari luar negeri. Seperti kita ketahui era sekarang telah teijadi globalisasi ekonomi yang dampaknya juga menyentuh di bidang estetika Karena bidang estetika erat kaitannya dengan perkembangan ekonomi tersebut. Sehingga penyelenggaraan kali ini lebih melebar, tidak hanya mengupas tentang ilmiah tetapi juga tentang hal hal yang bersifat menunjang keberhasilan pelayanan dan ekonomi bisnis di bidang estetik medik.

Untuk menjawab tantangan ISWAM sebagai ajang ilmiah internasional, diselenggarakan suatu pertemuan aliansi antara beberapa organisasi estetika medik di luar negeri, yaitu. Malaysia International Medical & Aesthwtie Conference Exhibition ( IMAGE) Pertubuhan Doktor Estetik Berdaftar Malaysia ( PDEBM ) Diwakili oleh : Dr. Ungku Shahrin selaku President. Kemudian Singapura (Society of Aesthetic Medicine Singapore) yang  Diwaldli oleh : Dr. Felix Li selaku Honorary Secretary.  Korea Selatan, Korean Aesthetic Surgery and Laser Society ( DEMIRE ) yang diwakili  oleh Dr Young Kim.  Dan dari Indonesia selaku tuan rumah  International Academic Director Sebagai tuan rumah PERDAWERI akan diwakili oleh Prof. DR. Dr. Abdul Razak Thaha, MSc, Sp GK selaku Ketua Umum Pusat. .

Dalam pertemuan yang  dipimpin oleh Dr. Teguh Tanuwidjaja, M. Biomed ( AAM ).  Diharapkan  akan memperkuat posisi ISWAM sebagai pertemuan ilmiah internasional terbesar di Asia Pasifik dan dunia.

Selain itu dalam kesempatan yang sama juga dilakukan  penandatanganan MoU antara PT. Perdesti Global Medicom sebagai organizer dari ISWAM dengan Reed Exhibition Indonesia, sebuah company besar dunia yang memfokuskan dirinya dalam bidang penyelenggaraan pameran.

Kedepan diantara keduanya akan menyelenggarakan pameran bertajuk International Fair for Aesthetic Medicine (IFAM) di tahun 2020. Dalam pameran nanti   akan membawa serta supplier dari manca negara dan regional, buyers dan professional di industri estetika medis selama 3 hari penyelenggaraan pameran dan seminar (workshop).

“Kami sangat senang menyambut kolaborasi kedua belah pihak yang membawa keunikannya masing-masing yang akan saling melengkapi dan memperkuat penyelenggaraan pameran dan seminar. PT PGM telah melakukan pekerjaan yang menakjubkan selama 10 tahun belakangan ini dengan membangun dan mengembangkan ajang seminar terkemuka untuk para professional di industri estetika Bersama dengan Reed Exhibitions Indonesia, kami menargetkan pameran ini untuk menjadi tolak ukur pameran di industry serupa yang ada di Asia Tenggara.” Kata Ibu Michelle Lim, Presiden Direktur dari PT. Reed Exhibitions Indonesia.

Dalam seminar ISWAM kali ini juga dibahas beberapa hal  untuk menjawab kebutuhan para praktisi industri estetika tidak hanya untuk dokter tapi juga pelaku bisnis di bidang terkait. Pembahasan meliputi informasi dan aturan terbaru di bidang estetika medik, peluang dan proyeksi bisnis untuk masa depan serta strategi bisnis untuk menjawab tantangan. Materi disampaikan oleh nara sumber yang kompeten dari BPOM, Kemenkes, Kemenpar, PKFI dan pakar branding. Salah satu agenda terpenting adalah membahas MOU antara IDI dan Kepolisian RI.

Satu lagi agenda ISWAM yaitu seminar untuk perawat dan beauty therapist. Kebutuhan akan perawat dan terapis estetika medis yang kompeten sangat krusial dalam berlangsungnya seluruh operasional sebuah klinik. ISWAM untuk pertama kalinya menyelenggarakan seminar tsb di tahun 2019 ini. Adapun pembahasan adalah mengenai pengetahuan dan ketrampilan perawat dan tenaga terapis estetika yang dapat menunjang pelayanan.

Agenda utama ISWAM adalah pertemuan ilmiah dengan mendatangkan pembicara dari manca negara dan diikuti sebanyak 2000 peserta dari dalam dan luar negeri. Dengan topik kedokteran estetika medik, anti aging, wellness dan regeneratif. Salah satu yang menjadi primadona adalah tindakan medis untuk mengubah penampilan baik itu bersifat minimal invasif/ operatif ataupun non operatif. . Lalu bidang farmakoterapi (obat), hormonal, nutn'si/ gizi, kosmetika dan kosmosetika yang bisa menunjang kesehatan, kebugaran, anti penuaan serta estetika. Dan juga alat alat medis canggih seperti Laser, Radio frekuensi (RF) serta Gelombang Suara (Ultrsaound) yang dapat membantu keberhasilan terapi.

Seperti halnya beberapa pertemuan ilmiah lain, ISWAM juga menyajikan pameran terbesar se Asia Pasiflk, yang diisi oleh distributor atau produsen alat kedokteran , kosmetika dan obat yang berasal dari manca negara Sehingga turut memberi infomasi terkini kepada sejawat tentang ketersediaan alat, kosmetika dan obat yang dapat dipergunakan dalam praktek sehari-hari.

Pada penyelenggaraan ISWAM ke 10 ini pihak  penyelenggara berharap  agar apa yang disampaikan dapat menjadi bekal dan meningkatkan kemampuan serta ketrampilan sejawat dokter, perawat, tenaga terapi estetika serta pelaku  bisnis klinik estetika dalam menjawab tantangan di era millennial ini.

Penulis: Irish
Editor:editor

Baca Juga