Harga Emas ANTAM Turun Ke Rp. 600.400 per gram

Harga Emas
Emas Logam Mulia ANTAM,(Ilustrasi)

Jakarta, Akuratnews.com - Harga emas Aneka Tambang (ANTAM) turun Rp 3.500 menjadi Rp 600.400 per gram, dari sebelumnya Rp 603.900 per gram pada perdagangan Rabu (28/11). Jatuhnya harga mengikuti penurunan harga komoditi logam mulia di pasar global.

Untuk Logam Mulia Antam ukuran 100 gram melemah menjadi Rp 60,04 juta dari harga kemarin Rp 60,39 juta per batang.   Penurunan harga emas ritel itu disebabkan oleh turunnya harga komoditas emas di pasar global. Emas Antam kepingan 100 gram lumrah dijadikan acuan transaksi emas secara umum, tidak hanya emas Antam.

Beberapa faktor yang memengaruhi harga emas adalah nilai tukar rupiah, penawaran-permintaan, permintaan industri emas, isu global, tingkat inflasi, dan tingkat suku bunga.  Sementara Penguatan harga emas Antam biasanya mencerminkan kecenderungan masyarakat untuk memburu emas ritel ketika kondisi tidak kondusif, sehingga mencerminkan fungsi logam mulia sebagai instrumen yang dinilai lebih aman untuk masyarakat di dalam negeri.

Saat ini, kondisi pasar keuangan dan investasi domestik masih tertekan, terutama karena memanasnya perang dagang.  Namun, turunnya harga emas Antam hari ini kemungkinan disebabkan turunnya harga komoditas emas kemarin yang cukup signifikan. Harga emas turun 0,73% menjadi US$ 1.211,2 per troy ounce dari harga sebelumnya US$ 1.220,2 per troy ounce.

Sementara di bursa komoditi berjangka, harga emas turun menandai penurunan dalam tiga sesi perdagangan terkini, dihari Selasa (27/11).  Menguatnya dolar AS menjadi kunci di belakang pelemahan ini, termasuk koreksi pada mata uang euro dan poundsterling Inggris. Investor memilih menungu sinyal dari kabar Brexit terkini.

Harga Emas untuk kontrak pengiriman bulan Desember turun $ 5,90, atau 0,5%, pada $ 1,216,50. Sementara untuk kontrak pengiriman Februari yang memiliki volume bunga terbuka yang lebih tinggi, merosot $ 5,20, atau 0,4%, untuk mencapai $ 1,223,50 per troy ons.

Indek Dolar AS sendiri naik 0,3% ke 97.326. sehingga membuat Rupiah juga melemah. Pasar spot valas menunjukkan pelemahan rupiah hingga 0,07% menjadi Rp 14.520 per dolar, seiring dengan menguatnya dolar AS +0,02% menjadi 97,39.  Sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,13% menjadi 6.006.

Untuk surat berharga, pasar saham juga menunjukkan koreksi hari ini.  Surat berharga negara (SBN) seri acuan 10 tahun juga mengalami penurunan harga, yang dicerminkan oleh naiknya tingkat imbal hasil  di pasar sekunder sebesar 0,1 basis poin (bps) menjadi 7,88%. Pergerakan harga dan Imbal hasil  bertolak belakang di pasar sekunder obligasi. (LH)

Penulis:

Baca Juga