Ingin Beli Pajero Sport Bekas? Komponen Ini Wajib Dicek

Mitsubishi Pajero Sport 2009. (Foto istimewa).

Jakarta, Akuratnews.com - Mitsubishi Pajero menjadi salah satu andalan bagi para pengawal pejabat di Indonesia, mobil berstandar besar ini merupakan salah satu mobil SUV yang juga diminati konsumen, bahkan yang bekas pun laris manis.

Pertama kali meluncur di Indonesia pada 2009, Pajero Sport cukup menjadi daya tarik konsumen kala itu. Punya ground clearance yang tinggi, serta tampilannya yang macho membuat mobil ini menjadi salah satu SUV incaran konsumen.

Kini, harga mobil bekas Pajero Sport lansiran 2009 sudah cukup terjangkau. Mengutip kanal pricelist GridOto.com, Pajero Sport 2009 dibanderol dengan harga Rp 200 jutaan.

Nah, kalau kalian berniat membeli Pajero Sport lansiran 2009, Apin, Pemilik Pelita Motor Mitsubishi memberikan beberapa bekal sebelum memboyong mobil ini.

"Yang paling penting mah mesin. Mesinnya dilihat pernah turun gak, misalnya dia overheat, itu kan dia harus turun mesin. Kalau misalnya turun mesin terus diganti sesuai spesifikasinya ya gapapah," ucap Apin.

Tetapi, jika komponen pada mesin diganti dengan 'sembarangan' Apin menyarankan konsumen tak usah membelinya. Alasannya, biaya penggantiannya nanti cukup membuat kantong jebol.

Selain itu, pengecekan umum seperti mesin, bodi, dan kelistrikan juga harus dilakukan sebelum membeli. "Kalau mau yakin bisa dibawa ke bengkel resmi atau bengkel spesialis. Kalau ngecek, di sini bisa, biayanya paling Rp 200 ribu," ucapnya.

"Kaki-kakinya dicek, timming belt juga lebih baik diganti juga lah, karena kalau putus biayanya lumayan," jelasnya.

"Timming belt Pajero Sport pakai dua, yang panjang dan pendek, beli dua harganya Rp 700 ribu, original," tutupnya. (*)

Penulis:
Editor:Ahmad Ahyar

Baca Juga