Israel Hapus Populasi Arab

Jakarta, Akuratnews.com - Seorang politisi Arab Israel mengundurkan diri kursi partai oposisi setelah Israel sahkan undang-undang baru yang kontroversial. UU itu menyatakan Israel negara Yahudi dan menghapus populasi orang bangsa Arab di sana.

Buntut dari disahkannya UU itu, politisi Zouheir Bahloul, 67 menyatakan, UU itu bermerek “rasis” dan “merusak” karena mengesahkan UU yang menempatkan bahasa Ibrani di atas bahasa Arab sebagai bahasa resmi.

‘[Undang-undang] menghapus populasi Arab dari jalan kesetaraan di Israel, katanya kepada jaringan TV Israel Reshet.

RUU itu disahkan pada 19 Juli, memprovokasi kemarahan dari minoritas Arab Israel. Anggota Arab dari Knesset merobek salinan tagihan dan berteriak jijik mereka, sebelum beberapa dilempar keluar dari ruangan.

‘Saya mengundurkan diri dari Knesset’, kata Bahloul, anggota partai oposisi Zionis Union, pada hari Sabtu (28/7/2018).

‘Haruskah saya duduk di pagar? Haruskah saya memberi legitimasi kepada parlemen yang destruktif, rasis, ekstremis ini?’, tandasnya berang seperti dikutif dari bbc.

Dia menambahkan bahwa tidak bisa menghadapi cucunya mengatakan bahwa dia telah menyimpan kursinya di Knesset. (Red)

Penulis:

Baca Juga