Dugaan Suap Impor Bawang Putih

Istri Nyoman Minta KPK Fokus Selesaikan Kasus Suaminya

Jakarta, Akuratnews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta fokus pada kasus dugaan suap kuota 20 ton impor bawang putih yang menjerat anggota DPR dari Fraksi PDI-P, I Nyoman Dhamantra.

Hal ini ditegaskan istri Nyoman, Laura Sastrodihardjo yang melihat adanya kejanggalan atas perkembangan kasus yang menjerat suaminya terkait pengakuan MB, salah satu tersangka yang juga terjerat kasus ini.

"Saya dengar ada bukti hubungan suami saya dengan MB. Coba tunjukkan ke saya bukti itu, mau buku nikah, surat nikah siri, foto atau video. Saya kan istri sahnya pak Nyoman," tegas Laura saat hendak menjenguk Nyoman di Rutan KPK Guntur, Jakarta, Senin (24/9).

Laura juga menepis adanya pengakuan MB, sebagai istri dari Nyoman lewat pernikahan siri. Padahal dalam agama Hindu yang dianutnya dan sang suami tidak mengenal adanya pernikahan siri.

"Perempuan ini kan ngaku-ngaku nikah siri. Motivasinya berlindung dibalik suami saya atas penipuan dan kejahatan yang dilakukannya," tandas Laura.

MB dikatakan Laura, telah mengaku menggunakan nama Nyoman untuk hal-hal yang tidak sesuai dan berjanji akan bertanggung jawab atas kasus tersebut. Namun, sampai saat ini MB tidak kunjung menepati janjinya.

Ia menunggu itikad baik dari MB untuk meluruskan permasalahan ini. Salah satu tujuannya agar kasus menjerat suaminya segera selesai.

"Saya tunggu satu minggu ini, kalau tidak saya laporkan pencemaran nama baik," tandas Laura.

Ia juga meminta KPK fokus pada penyelesaian kasus suaminya.

"Harusnya KPK itu fokus sama kasusnya ya, jangan bicara masalah rumah tangga ya. Tapi kalau bicara masalah beginian ya saya juga harus bantah," tandas Laura lagi.

Seperti diketahui, I Nyoman Dhamantra yang anggota Komisi VI DPR F PDIP diamankan KPK karena diduga meminta fee terkait proses perizinan kuota impor 20 ribu ton bawang putih. Uang itu diduga ditransfer lewat rekening di money changer.

Penulis: Rianz
Editor: Ahmad Ahyar

Baca Juga