‘Jangan Sendirian’, Film Horor Indonesia yang Sukses di Pasar Dunia

X Jo; sutradara dan penulis skenario film Jangan Sendirian, yang kini menembus pasar internasional/Iwan P/AKURATNEWS
X Jo; sutradara dan penulis skenario film Jangan Sendirian, yang kini menembus pasar internasional/Iwan P/AKURATNEWS

AKURATNEWS - Sukses diluncurkan di saat pandemi melanda, Jangan Sendirian terbukti malah menjadi film Indonesia yang sanggup bertahan sendirian di bioskop-bioskop ibukota. Yaitu 68 hari!.. Prestasi waktu luar biasa yang ditorehkan film Indonesia, di tengah gempuran film-film asing yang didominasi produksi Hollywood.

Dijelaskan langsung oleh X Jo, sang kreator film ini, kepada akuratnews.com tadi pagi (Rabu, 6/ 10), saat itu ada 20 film mancanegara yang terkategori box office. Jangan Sendirian, menjadi film lokal yang tampil sendirian dan ternyata meraup sukses. Hingga akhirnya dilirik distributor dari Malaysia dan Brunei Darussalam, sebelum kemudian meluas ke Kamboja, Thailand dan Vietnam.

“Sebenarnya Singapura juga sudah bicara dengan kita, tapi keburu lockdown lantaran Covid 19 varian Delta menyerang di sana. Namun tidak disangka, ada seorang distributor asal UK (Inggris) yang sedang menonton di Malaysia, rupanya tertarik. Dia menilai, horornya tidak tradisional, melainkan universal. Dan itu rupanya menjadi pintu bagi distributor lain di Eropa, bahkan kemudian AS, untuk mengedarkan film ini,” ujar sineas yang pernah menelurkan film Garuda Superhero (2015) dan bersama Hanung Bramantyo menggarap film kolosal Sultan Agung : Tahta, Perjuangan & Cinta (2018) tersebut.

X Jo juga mengaku, dirinya sungguh tidak pernah menyangka bahwa Jangan Sendirian akan sesukses dan melangkah sejauh ini. “Karena konsepnya linier. Tidak konvensional seperti yang lainnya. Secara umum, mungkin pasar kita sulit menerima karena mereka terbiasa menonton horor yang biasa-biasa. Apalagi ini mini dialog, minim drama. Namun pasar luar negeri justru mengapresiasi,” imbuh X Jo yang juga menjadi penata teknik CGI dalam beberapa film besar seperti Ainun & Habibie, Tendangan Dari Langit dan lain-lain.

Saat ini, Jangan Sendirian beredar di bioskop-bioskop maupun platform digital dengan judul Die Alone. Pemerannya memakai bintang-bintang muda seperti David John Schaap dan Agatha Valerie, didukung aktor senior Robby Sugara (saat mendiang masih hidup).

Dan prestasi ini, semestinya menularkan semangat bagi Indonesia untuk memacu produksi film yang sama atau lebih gereget. Karena, sesungguhnya horor Indonesia juga punya eksotisme sendiri. Tergantung bagaimana kreator film menyentuhnya. Apakah tetap terjebak di pasar klise, ataukah berani tampil dengan konsep out of the box.***

Penulis: Iwan Prast

Baca Juga