Soal Anggota DPRD Sidoarjo Jadi Narasumber

Jim: Diperkuat Perbup, Ditengarai Tabrak UU dan Perpres!

AKURATNEWS - Padahal, keberadaan anggota DPRD Sidoarjo bertindak menjadi narasumber (narsum) dalam kegiatan Perangkat Daerah (PD) di lingkungan Pemkab pada TA 2021 lalu, dikritisi masyarakat dari berbagai elemen, karena terindikasi melanggar aturan.

Mengingat, tugas dan wewenang anggota DPRD, yaitu membentuk Perda bersama Bupati, membahas dan memberikan persetujuan Raperda mengenai APBD yang diajukan Bupati, serta melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan Perda dan APBD.

Namun disesalkan, kritisi masyarakat itu terkesan diremehkan dan diabaikan. Soalnya, program serupa kembali muncul pada TA 2022 ini. Bahkan, jumlah kegiatan dan total nilai anggarannya pun bertambah dan lebih besar, dibanding tahun sebelumnya.

Demikian dikemukakan Ketua DPD LSM Gerakan Rakyat Hebat (Gerah) Jatim, Jim Darwin pada AKURATNEWS, Selasa (5/4/2022).

"Yakni, TA 2021 berjumlah 990 narsum kegiatan PD dan 14 narsum kegiatan DPRD, total nilai anggaran Rp19,04 milyar (Rp19.048.056.185,- ). Lalu, TA 2022 berjumlah 1124 narsum kegiatan PD, total nilai anggaran Rp19,10 milyar (Rp19.100.894.360,-)," sebutnya.

Ironisnya, sambung Jim, program narsum itu malah diperkuat dengan diterbitkannya Perbup nomor 78/2021 tertanggal 1 November 2022.

"Perbup ini ditengarai menabrak UU nomor 17/2014 dan Perpres nomor 33/2020," tandasnya.

Ketika permasalahan tersebut, dikonfirmasikan Ketua DPRD Sidoarjo, Usman, dia enggan memberikan tanggapan.***

Penulis: Wachid Yulianto

Baca Juga