Kedaulatan Data, Sebuah Keniscayaan di Era 4.0

Jakarta, Akuratnews.com - Di era digital ini, data merupakan sumber daya baru yang berharga. Lewat data dapat dihasilkan nilai ekonomi dan sosial yang besar.

Dan Indonesia masih punya banyak tantangan untuk mencapai ke arah data yang berdaulat.

“Untuk mewujudkan data yang berdaulat harus didukung dari sisi infrastruktur, regulasi, dan sumber daya manusianya,” beber CEO IYKRA, Fajar Jaman di sela-sela Seminar 'Data Democracy Day' dengan tema 'Mempersiapkan Kedaulatan Data dari Aspek Regulasi dan SDM' di Jakarta, Kamis (26/9).

Regulasi, lanjut Fajar, sangat diperlukan untuk memperjelas kepemilikan dan pemanfaatan data, khususnya data privasi.

Terlebih lagi di era digital, data diri bagi industri 4.0 menjadi sebuah keniscayaan dan roh bagi teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

“Tanpa regulasi, kita kehilangan peluang sosial ekonomi, bahkan keamanan negara terancam, karena data pribadi merupakan komoditas bisnis dan kerahasiaan warga negara,” papar Fajar.

Selain regulasi dan infrastruktur teknologi, Fajar mengingatkan, hal yang tak kalah pentingnya lagi adalah sumber daya manusia yang memiliki kapabilitas terhadap teknologi baru.

"Arah kesana sudah ada dengan RUU Perlindungan Data yang sedang digodok DPR dan pemerintah lewat Kominfo," ujar Fajar.

Selanjutnya 1 2
Penulis: Rianz
Editor: Redaksi

Baca Juga