Keluarga Korban Penipuan di Kampar Berharap Penyidik Polda Riau Tahan Tersangka

Ilustrasi Penipuan
Ilustrasi Penipuan

AKURATNEWS - Kasus tindak pidana dugaan penipuan dan penggelapan "Julo-julo" yang dilaporkan oleh Nisma Yenti dan kawan-kawan terhadap Af (41) terus bergulir di penyidik Polda Riau.

Kasus ini sudah dilaporkan sebelumnya dengan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) ke Polda Riau dengan Nomor: STTLP/389/1X/2020/SPKT/Riau, tertanggal 30 September 2020.

Keluarga dari pihak korban, M Yakop mengatakan sudah satu tahun kasus ini diproses, namun belum kunjung selesai, bahkan polda sudah memberikan surat panggilan kepada Af pada Desember 2021 lalu. Tapi terhadap Af belum dilakukan penahanan.

"Sudah satu tahun prosesnya, namun belum kunjung selesai, kami berharap agar tersangka Af ditahan, agar kejadian ini tidak berulang kembali, selain itu juga memberikan efek jera kepada tersangka," katanya.

Sementara itu, menurut Penasehat Hukum Korban, Rionaldy Hutabarat, SH, mengatakan bahwa kasus ini terus di proses oleh Polda Riau, yang saat ini tahap resume dan melengkapi berkas untuk diajukan P21.

"Kasus ini terus diproses oleh penyidik, hasil koordinasi dengan penyidik mengatakan saat ini dalam proses resume dan melengkapi berkas untuk diajukan P21, yang diperkirakan akan diserahkan diatas tanggal 15 bulan ini," kata Lawyer muda ini, Senin, 7 Februari 2022.

Diketahui sebelumnya, Af pernah melaporkan keluarga yakop, pada Ditkrimsus Polda Riau, atas pencemaran nama baik di media sosial. Pada Ditkrimsus Polda Riau kasus ini naik sampai ke Pengadilan.

Namun kasus tersebut kandas oleh hakim saat sidang di Pengadilan Negeri Bangkinang. Hakim memutuskan bebas terhadap keluarga Yakop, yang ditetapkan sebagai terdakwa.

Selanjutnya 1 2
Penulis: Arman

Baca Juga