Meski Sudah Redup, Gatot Nurmantyo Masih Berpeluang Maju di Pilpres 2024

Gatot Nurmantyo bersama Relawan Selendang Putih Nusantara
Gatot Nurmantyo bersama Relawan Selendang Putih Nusantara

Jakarta, Akuratnews.com - Pemilihan Presiden di Indonesia dalam perjalanannya selalu diramaikan tokoh militer. Demikian pula pada Pilpres 2024, yang akan digelar empat tahun lalu.

Pengamat politik Idil Akbar mengatakan, selain nama yang sering dibicarakan publik saat ini, seperti Prabowo Subianto, Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, tentu masih terbuka munculnya calon lainnya. Idil mengungkapkan, calon dari kalangan militer dan pensiunan jenderal masih memiliki potensi untuk maju dalam Pilpres 2024.

Pada Pilpres 2019, mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo sempat digadang-gadang. Namun, tidak ada partai yang mengusungnya. Idil menyebut Gatot dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian masih punya peluang untuk diusung empat tahun yang akan datang.

"Sejauh ini, dari beberapa yang masuk radar dan kita juga membuat catatan secara kualitatif, ada nama KSAD Jenderal Andika Perkasa, sudah mulai dilirik oleh beberapa tokoh dan partai politik. Beliau mulai intens muncul," kata Idil, Rabu (12/8/2020).

Selain itu, nama Gatot meski sudah redup, namun masih kasak-kusuk di bursa survei Pilpres 2024. Terlihat dalam survei yang digelar Indikator bertajuk Perubahan Opini Publik Terhadap Covid-19: Dari Dimensi Kesehatan Ke Ekonomi? (temuan survei nasional 13-16 juli).

Temuan polling Indikator itu menyebutkan bahwa 16,2 persen responden memilih Ganjar Pranowo, sedangkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dipilih 13 persen responden.

Urutan selanjutnya adalah Prabowo Subianto (13,5%), Sandiaga Uno (9,2%), Ridwan Kamil (8,6%), Agus Harimurti Yudhoyono (6,9%), Khofifah Indar Parawansa (3,6%), Puan Maharani (2,0), Gatot Nurmantyo (1,4%), Tito Karnavian (1,3%), Erick Thohir (1,0%), Mahduf MD (0,8%), Airlangga Hartarto (0,3%), Budi Gunawan (0,2%), Muhaimin Iskandar (0,2%), dan tidak tahu/tidak menjawab 19,9%.

Penulis: Redaksi

Baca Juga