Orang Tua Penyapu Jalan Korban Tabrak Lari Dapat Santunan BPJS Rp196 Juta

Jakarta, Akuratnews.com - Orang tua Naufal Rasyid penyapu jalan yang meninggal usai menjadi korban tabrak lari di kawasan Pasar Rebo, Jakarta, mendatangi Balai Kota Jakarta. Kedatangannya untuk menerima santunan dari BPJS Ketenagakerjaan.

Keluarga Naufal mendapatkan santunan sebesar Rp196 juta dari BPJS yang berasal dari 48 kali gajinya. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, berapa pun yang diterima keluarga tak akan menggantikan nyawa seseorang.

"Dengan menyerahkan santunan sebesar Rp196 juta yaitu 48 kali gajinya. Nah saya ingin sampaikan bapak ibu sekalian, bahwa peristiwa ini bukan peristiwa yang kita inginkan. Bagi Ibu Elly sebesar apapun santunan enggak bisa menggantikan Naufal tapi ini meringankan bebannya," kata Anies di Balai Kota, Jakarta, Selasa (2/4/2019).

Anies menjelaskan seluruh pegawai lepas Pemprov DKI Jakarta seperti PPSU maupun penyedian jasa lainnya orang perorangan sudah ter-cover BPJS sehingga dalam menjalankan pekerjaan mendapat perlindungan.

"Prinsip kami di DKI adalah kami melindungi semua pekerja yang bekerja agar kerja merasa aman dan tenang. Kalau kita enggak berikan, maka jangan harap mereka akan bekerja dengan baik dan tenang," ungkapnya.

Memang cobaan tak ada yang mengetahui karena merupakan takdir dari Tuhan, namun Anies meminta para pengendara di jalan raya untuk berhati-hati dalam membawa kendaraaannya karena dapat menyebabkan kerugian bagi orang lain maupun diri sendiri.

Anies juga berharap kelurga dari Naufal Rosyid mendapatkan kekuatan untuk menerima apa yang terjadi saat ini. Pemprov dalam hal ini hanya bisa memberikan keringanan dengan santunan tersebut.

"Apa yang dialami oleh ibu Elly adalah sebuah cobaan yang amat berat insyaallah diberikan kekuatan melewati ini," katanya.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi

Baca Juga