Pande Putu Yasa, PT Tranportasi Belum Memasang Video Iklan Di Bus Transjakarta Milik Perum PPD

Jakarta. Akuratnews - Perum PPD menanggapi penayangan Videotron di Bus gandeng Transjakarta milik Perum PPD yang beroperasi di beberapa koridor TransJakarta.

Perum PPD selaku pihak mitra operator bus pada PT. Transjakarta menjelaskan bahwa PT Transportasi Jakarta sampai dengan saat ini belum pernah memasang atau memutar iklan yang terpasang di setiap videotron bus Transjakarta milik Perum PPD.

"Penayangan Videotron ini merupakan kesalahan dan tanggungjawab operator Perum PPD," kata Direktur Utama Perum PPD Pande Putu Yasa di Jakarta. Selasa (12/11).

Dikatakan Pande Putu Yasa, video yang terputar tersebut merupakan konten bawaan dari pabrik yang merupakan bagian dari fitur bus, operator tidak melihat keseluruhan konten yang ada di dalam video tersebut.

"Menanggapi hal tersebut, Perum PPD telah mengambil langkah-langkah dengan menghapus seluruh konten yang terpasang pada videotron di setiap bus," ungkapnya.

Selain itu, diakui Pande Putu Yasa, pihaknya juga tengah melakukan pemeriksaan apakah ada atau tidaknya unsur tindak kesengajaan dalam penayangan video pada videotron dan kemungkinan adanya pelanggaran diluar SOP yang telah ditetapkan perusahaan.

"Perum PPD telah menghimbau kepada seluruh pramudi armada bus gandeng milik Perum PPD untuk tidak mengaktifkan videotron tersebut sampai dengan batas waktu yang akan ditentukan kemudian," jelasnya.

Menanggapi beredarnya pemberitaan penayangan video di bus gandeng Transjakarta, Perum PPD memohon maaf kepada pengguna bus Transjakarta dan kepada masyarakat.

"Untuk itu Perum PPD memohon maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian dan ketidaknyamanan yang terjadi kepada pihak-pihak yang telah dirugikan khususnya PT. Transportasi Jakarta serta masyarakat DKI Jakarta pada umumnya, kedepannya Perum PPD akan melakukan pengawasan yang lebih ketat mengenai fungsi yang ada di setiap bus milik Perum PPD, kami mengharapkan kejadian seperti ini tidak terulang kembali," pungkas Pande Putu Yasa.

Penulis:

Baca Juga