PB HMI Sebut Temuan Indonesialeaks Manuver Politik

Jakarta, Akuratnews.com - Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) menduga ada manuver politik yang ingin diciptakan dari temuan Indonesialeaks.

Hal itu tidak terlepas dari tahun politik jelang Pemilu 2019 mendatang.

Ketua Umum PB HMI, Respiratori Saddam Al Jihad menjelaskan bahwa Ketua KPK Agus Rahardjo sudah mengatakan tidak ada aliran dana hasil korupsi ke Kapolri sebagaimana diberitakan Indonesialeaks.

"Fakta-fakta itu ternyata sudah clear secara hukum. Lantas apa lagi yang kemudian mau diciptakan dari manuver politik ini?" ujarnya dalam diskusi bertajuk 'Menangkal Hoax Menjelang Pilpres 2019' di Sekretariat Perkumpulan Gerakan Kebangsaan, Jl. Duren Tiga Raya, Jakarta Selatan, Senin (15/10/2018).

Saddam menilai manuver politik itu diciptakan karena tingkat minat baca masyarakat yang rendah. Hal tersebut juga menurutnya membuat hoaks semakin meningkat.

Dirinya menerangkan dalam survei Alvara tahun 2018, KPK dan Polri mempunyai signifikansi kepuasan publik yang besar. KPK awalnya 77,2 persen menjadi 78,8 persen dan Polri dari 81,9 persen menjadi 82,4 persen.

Terlebih, Saddam menuturkan apabila rekaman CCTV terbukti benar, mengapa KPK tidak menindaklangsung. "Fakta-fakta hukum sudah selesai, kemudian apa lagi yang didongengin?" tukasnya.

"Kalo misalkan ini terbukti akhirnya hoaks, Indonesialeaks harus bubar," pungkas Saddam. (Ysf)

Penulis:

Baca Juga