PDAM Tirta Baghasasi Bekasi Terus Lakukan Monitoring Guna Meminimalisir Kebocoran

Hendriy, Kepala PDAM cabang Jababeka Cikarang Bekasi
Hendriy, Kepala PDAM cabang Jababeka Cikarang Bekasi

AKURATNEWS - Pengecekan dan monitoring dalam meminimalisir angka kebocoran terus dilakukan pihak PDAM Tirta Baghasasi Bekasi Jawa Barat mengingat persoalan kehilangan air atau kebocoran ini menjadi hal prioritas utama di tahun 2022 ini.

Kepala PDAM cabang Jababeka Cikarang Bekasi, Hendriy mengatakan untuk di wilayahnya pasca lebaran ini giat monitoring kebocoran telah diagendakan yang nantinya sekitar 15 pegawai diinternalnya dibantu dengan pegawai pusat bersama mengecek titik titik ada tidaknya kebocoran khususnya di wilayah Jababeka Cikarang Bekasi.

Hendriy menambahkan, jumlah pelanggan di wilayah Jababeka yang kini mencapai lebih dari 12.000 tentu memiliki karakter tersendiri bahkan monitoring kebocoran sengaja dilakukan di malam hari.

"Hal ini bertujuan untuk lebih memastikan ada tidaknya kebocoran mengingat dimalam hari rata rata warga minimal sudah mematikan kran air mereka, sehingga disaat itulah kita menyisir setiap jalur pipa ke mereka" kata Hendriy, Selasa, 17 Mei 2022

"Kami bergerak di malam hari dimulai pukul 21.00 hingga 03.00 pagi hari dan dari yang sudah-sudah kebocoran ditemukan di jalur pipa pelanggan ya memang kondisi pipa ada yg sudah tua." ujar Hendriy.

Menurut Hendriy untuk di wilayah Jababeka, kebocoran diakui saat ini angkanya semakin menurun dan hanya di kisaran lima persen.

Namun pihaknya tak cukup puas sampai disitu melainkan terus berupaya dengan cara monitoring rutin agar kedepan angka kebocoran atau kehilangan air semakin turun.***

Penulis: Eko
Editor: Ahyar

Baca Juga