Pelaku Perampokan Nasabah Bank di Sidoarjo Tewas Ditembak Petugas

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Zain Dwi Nugroho saat memamerkan pelaku dan Barang Bukti (BB) dihalaman Mapolresta. Foto: Samsul Arifin, Akuratnews

Sidoarjo, Akuratnews.com - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Sidoarjo gulung sindikat pelaku perampokan nasabah bank. Kelompok pelaku perampokan spesialis nasabah bank ini beranggotakan 6 orang yakni, Muzamil, Munir, Muhammad, Mat Tinggal, Jupri dan Khusairi masing-masing warga asal Madura.

Dari Enam pelaku perampokan spesialis nasabah bank ini dua diantaranya berhasil di ringkus Polresta Sidoarjo yakni, Muzamil alias Emil (30) warga Desa Sangga Agung Kecamatan Socah Bangkalan, serta Munir (49) Warga Desa Labang Bangkalan Madura, namun Munir tewas saat penangkapan karena berusaha melawan dengan menabrakan motornya pada petugas sambil menyerang menggunakan senjata tajam.

Mengetahui buruannya melakukan perlawanan petugas pun melumpuhkan dengan timah panas yang sebelumnya pelaku mengabaikan tembakan peringatan.

"Anggota memberikan tindakan tegas terukur dengan memberikan tembakan kepada tersangka setelah peringatan yang diberikan diabaikan, dan tersangka dinyatakan meninggal setelah mendapat perawatan di RS Bhayangkara Polda Jatim," ungkap, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Zain Dwi Nugroho saat dikutip akuratnews hari Kamis (8/8) di halaman Mapolresta Sidoarjo.

Dari catatan petugas, sindikat Munir Cs ini adalah pelaku perampokan yang telah beraksi di tiga lokasi berbeda yakni, pada tanggal 28 Februari 2019 korban Nasabah BCA Krian di Desa Kraton, Kecamatan Krian dengan nilai kerugian korban sebesar Rp 118 Juta, pada 8 April 2019 korban karyawan Baznas Sidoarjo nasabah Bank Jatim kerugian Rp 10 Juta dan tanggal 2 Agustus 2019 Karyawan PT Hasil Karya Krian yang baru saja mengambil uang dari Bank BCA Krian untuk gaji karyawan senilai Rp 407 Juta.

Mantan Asisten Pribadi (Sespri) Kapolri ini juga menceritakan kronologis penangkapan kawanan perampok ini, awalnya petugas berhasil membekuk Muzamil dirumahnya. Selanjutnya, petugas melakukan pengembangan menuju tempat tinggal pelaku Munir.

"Dirumahnya pelaku tidak ada di tempat namun hanya mendapatkan beberapa alat bukti kejahatan yang digunakan saat beraksi seperti sepeda motor dan helm,"terang Kombes Pol Zain Dwi Nugroho.

Masih kata Kapolresta Sidoarjo, pihaknya sudah mengantongi identitas empat tersangka lainya yang kini masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Polresta Sidoarjo.

"Identitas telah kita kantongi dan dihimbau kepada para pelaku ini segera menyerahkan diri, karena kita akan terus memburu pelaku ini,"pungkasnya.

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Redaksi

Baca Juga