Pembangunan PAUD Desa Pohorua 2021 178 Juta Mangkrak, Diduga Ada Penyelewengan

Bagunan Gedung Sekolah PAUD 2021 Desa Pohorua Kecamatan Maligano Muna Sultra,Yang Mangkrak Pembangunnya.
Bagunan Gedung Sekolah PAUD 2021 Desa Pohorua Kecamatan Maligano Muna Sultra,Yang Mangkrak Pembangunnya.

AKURATNEWS - Sampai berakhirnya Tahun 2021 pembangunan gedung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dengan menggunakan anggaran Dana Desa (DD) tahun 2021 di Desa Pohorua, Kecamatan Maligano, Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara (Sultra) tidak di tuntaskan hingga mangkrak.

Anggaran yang digunakan untuk pembangunan gedung PAUD itu pun tidak main main besaran nilai materinya untuk menguras isi kas Desa tersebut, yakni sebesar Rp 178.208.000 sampai terselesaikan.

Pembangunan gedung Sekolah PAUD itu hingga mangkrak proses pekerjaannya, di duga kuat dananya diselewengkan sampai berakhirnya pengelolaan anggaran setahun Desa Pohorua Kecamatan Maligano itu.

Salah seorang warga di Desa itu kepada Akuratnews, yang meminta dirinya untuk tidak disebutkan identitasnya, membenarkan jika gedung sekolah PAUD itu dibangun dengan DD tahun 2021 dan tidak terselesaikan.

" Benar, ada pembangunan gedung Sekolah PAUD baru di Desa kami Pohorua dengan besaran anggaran Rp 178.208.000. Tapi sampai kini terlihat gedung itu belum tuntas dibangun dan diduga magkrak. Bagian luarnya yang sudah diplester, masih ada yang belum di plester. Rangka atap belum ada dan lantainya juga belum ada," Terangnya.

Dikatannya bahwa pada Desember 2021 lalu diamatinya pembangunan gedung sekolah PAUD itu sudah beberapa minggu lamanya juga belum ada kelanjutan pekerjaan hingga berakhirnya tahun 2021.

"Bangunan itu sudah beberapa minggu tidak dikerja. Lalu bagaimana dengan kinerja TPK dan pengawasan BPD terhadap kegiatan itu, kapan mau diselesaikan," pungkasnya.

Sementara itu Pelaksana Jabatan (Pj) Kepada Desa Pohorua, Jamaluddin,S.Pd saat dikonfirmasi baru baru ini terkait Ikhwal tersebut dirinya tidak mengetahui persolan itu karena dirinya belum lama masuk menggantikan Pj yang lama.

" Untuk masalah itu saya tidak tau. Saya baru masuk menggantikan Pj lama. Saya hanya memperbaiki saja," Ucapnya.

Dia pun menjelaskan bahwa untuk proses pembangunan gedung sekolah PAUD dengan nila Rp 178 juta itu dirinya tidak mengetahui prosesnya seperti apa dilakukan.

" Kalau persoalan itu nanti konfirmasih ke TPKnya, nanti konfirmasih juga sama sekdes, karena saya tidak tau prosesnya seperti apa," tandasnya.***

Penulis: Zainal Abidin

Baca Juga