Ironi Pelayanan Kesehatan Indonesia

Pemerintah Diminta Menjamin Kelancaran Kerja Perawat di Daerah

Jakarta, Akuratnews.com - Terkait meninggalnya Perawat atau Mantri Patra Marinna Jauhari di Kampung Oya, Distrik Naikere, Kabupaten Teluk Wandoma, Propinsi Papua Barat pada Selasa 18 Juni 2019. Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) meminta kepada pemerintah khususnya Kementerian Dalam Negeri melalui Pemerintah Daerah dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk menjamin kelancaran tugas perawat di daerah.

PPNI meminta pemerintah menjamin kelancaran dan kondisi kerja (working environmrent) perawat dalam melaksanakan tugas di daerah dengan keterbatasan dalam bentuk sarana transportasi dan komunikasi untuk pelaksanaan tugas, ketersediaan logistik (termasuk logistik petugas) yang cukup dan tunjangan pengabdian yang memadai serta jaminan keamanan.

"Hal tersebut agar tidak menjadi hambatan bagi perawat-perawat dan tenaga kesehatan yang akan ditugaskan di daerah dengan keterbatasan yang nyata-nyata dibutuhkan masyarakat sebagai bagian dari menjalankan kewajiban Negara," kata Ketua Bidang Infokom DPP PPNI Rohman Azzam dalam keterangan persnya, Selasa (25/6/2019).

"(PPNI meminta pemerintah) memberikan penghargaan kepada Sejawat Patra Marinna Jauhari Amd.Kep atas pengabdian yang luar biasa untuk daerah yang terbatas dan memberikan perhatikan serta bantuan kepada keluarga Perawat Patra yang ditinggalkan mengingat Patra adalah tulang punggung keluarga," ungkapnya.

Perhatian terhadap Kondisi Kerja ini, kata Rohman, sangat diperlukan seiring dengan pensuksesan program nasional yaitu Jaminan Kesehatan Nasional bagi seluruh Rakyat (Universal Helath Coverage) yang dicanangkan secara menyeluruh di tahun 2019 ini.

"Tanpa memperhatikan dan mementingkan kondisi kerja Perawat atau Tenaga Kesehatan maka sulit akan mencapai keberhasilan program Jaminan Kesehatan Nasional," pungkasnya.

Baca Juga