Penyerapan Dana Desa Belum Optimal di Aceh Tenggara

Kutacane,  Akuratnews.com - Program Dana Desa Tahun 2019 yang diluncurkan Pemerintah Pusat terhadap pembangunan di Daerah semakin diperkuat  dan penyerapannya dioptimalkan sesuai dengan peraturan menteri Nomor 16 tahun 2018 yang mencangkup prioritas tepat sasaran, penggunaan dana Desa sehingga  tidak adanya penyelewengan yang dilakukan oleh perangkat desa .

Demikian harapan pemerintah pusat untuk penyerapan dana Desa, tetapi yang disesalkan, di Aceh Tenggara, tinggal waktu tiga bulan lagi menjelang akhir tahun 2019, tetapi masih ada salah satu Desa, yang belum menarik dana Desa tahap pertama 20 persen dan juga masih ada tiga Desa lagi yang belum melakukan penarikan tahap ke kedua sebesar 40 persen .

Sekretaris DBKD Aceh Tenggara Gunawan Syahputra SE.MM, saat ditemui pada Jum,at (20/9) diruang kerjanya menjelaskan untuk dana Desa tahap pertama masih ada salah satu Desa lagi yang  belum melakukan penarikan dana Desa tahap awal sebesar 20 persen, sedangkan untuk penarikan tahap kedua sebesar 40 persen ada 36  Desa lagi yang belum melakukan penarikan.

Desa yang belum melakukan penarikan dana tahap awal disebabkan posisi kepala Desa masih berstatus PLH , kita sudah menyampaikan kepada pihak kecamatan diwilayah tersebut agar segerah mem PJ kan kepala Desa nya supaya dapat secepatnya mengusulkan penarikan dana Desa pada tahap pertama, sedangkan untuk 36 Desa yang belum melakukan penarikan tahap kedua, diantara dari 36 Desa sudah, ada beberapa desa yang sudah memasukan berkas penarikan , mungkin minggu depan dana tahap kedua sudah dapat dicairkan, sementara sisa dari Desa yang lain diupayakan dicairkan diakhir bulan september 2019 ini dan kita sangat berharap semuanya sudah agar seluruh Desa dapat melakukan penarikan tahap kedua ungkapnya .

Setelah penarikan dana tahap kedua seluruh kegiatan harus diselesaikan, dan harus membuat laporan pertanggung jawaban dari kegiatan yang sudah dilakukan baru selanjutnya proses penarikan dana Desa tahap ketiga dapat dilakukan sebesar 40 persen juga.

Harapan kita penyerapan dana Desa tepat sasaran dan berjalan tepat waktu agar nanti seluruh pembangunan yang ada di Desa dapat dipertanggung jawabkan pada akhir Desember tahin 2019. Kita tidak mengingginkan nantinya prosesnya menjadi bertele-tele yang disebabkan karena keterlambatan administrasi sehingga penarikan menjadi terlambat. Apabila penarikan terlambat sudah pasti kegiatan tidak terlaksana tepat waktu dan pertanggung jawaban kegiatan tidak dapat dilakukan, pungkas Gunawan.

Penulis: Hasbi
Editor: Redaksi

Baca Juga