Permudah Akses di Tengah Pandemi, Prudential Indonesia Siap Implementasikan PAYDI

Jakarta, Akuratnews.com - Jelang penerapan kebijakan stimulus lanjutan di sektor industri keuangan non-bank terkait pemasaran Produk Asuransi Yang Dikaitkan Dengan Investasi (PAYDI), PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) menegaskan kesiapannya.

Perseroan meyakini kebijakan yang dikeluarkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) ini dapat mempermudah masyarakat mengakses perlindungan asuransi, terutama di tengah pandemi Corona (Covid-19).

Jens Reisch, President Director Prudential Indonesia mengatakan, Prudential Indonesia menyambut baik kebijakan OJK terkait penyesuaian pelaksanaan teknis pemasaran Paydi.

“Kebijakan ini dapat menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia terhadap perlindungan kesehatan dan finansial yang semakin meningkat, terutama melihat semakin banyaknya penyakit yang bermunculan, salah satunya Covid19,” ujar Jens Reichs di Jakarta, Rabu (10/6).

Menurutnya, kebijakan yang diterbitkan OJK sejalan dengan transformasi digital yang telah Prudential Indonesia lakukan dalam beberapa tahun terakhir. Komitmen transformasi digital perseroan yang end-to-end telah mampu melakukan seluruh proses, mulai dari pendaftaran dan sertifikasi tenaga pemasar baru, penjualan produk, persetujuan dan penerbitan polis, sampai dengan proses klaim, secara online.

“Sejak 1 April 2020 Prudential Indonesia telah menjalankan penjualan secara tatap muka virtual untuk dua produk asuransi jiwa tradisionalnya, yaitu PRUCinta dan PRUCritical Benefit 88,” ujarnya.

Kondisi pandemi saat ini menimbulkan berbagai tantangan baru serta meningkatkan berbagai ketidakpastian yang berdampak besar terhadap industri dan juga kehidupan masyarakat.

Oleh karena itu, memasuki kenormalan baru (new normal) perlindungan kesehatan dan juga finansial yang menyeluruh menjadi semakin dibutuhkan.

“Kami percaya bahwa teknologi digital dapat mendukung upaya Pemerintah dalam meningkatkan literasi terhadap keuangan dan asuransi. Kami telah melakukan dan akan terus menciptakan pengalaman yang menarik dan bernilai tambah untuk mendukung  literasi dan inklusi keuangan bagi masyarakat Indonesia,” pungkas Jens.

Penulis: Rianz
Editor:Redaksi

Baca Juga