PKS Tolak Kenaikan Tarif Dasar Listrik

Jakarta, Akuratnews.com - Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) DPR-RI menolak rencana kenaikan tarif dasar listrik (TDL) awal Januari 2020. Kebijakan itu dinilai akan memberatkan dan mengakibatkan turunnya daya beli masyarakat. Untuk itu FPKS meminta Pemerintah mengkaji ulang rencana menaikan TDL serta memikirkan dampak yang diakibatnya.

Wakil Ketua F-PKS DPR-RI Mulyanto menganggap kebijakan Pemerintah menaikan tarif listrik sangat tidak tepat. Sebab dalam waktu bersamaan Pemerintah akan menaikan iuran BPJS.

“PKS jelas menolak setiap kebijakan yang merugikan masyarakat. Kebijakan Pemerintah menaikan tarif listrik dan iuran BPJS secara bersamaan tentu akan memberatkan semua kalangan. Bukan hanya bagi masyarakat biasa tapi juga bagi kalangan industri,” ujar Mulyanto.

PKS khawatir kenaikan tarif dasar listrik awal tahun ini akan berdampak luas. Dalam kondisi ekonomi yang kurang baik kenaikan tarif apapun, termasuk tarif listrik, akan memicu rasionalisasi di kalangan industri.

“Logikanya, jika harga listrik naik maka biaya produksi naik. Jika biaya produksi naik, maka harga jual juga perlu naik. Dan jika harga jual naik maka daya beli masyarakat harusnya naik. Tapi sayangnya daya beli masyarakat kita saat ini sedang tidak baik. Sehingga menaikan tarif listrik dikhawatirkan akan memicu ketimpangan di masyarakat,” kata Mulyanto.

Dalam hal penetapan tarif listrik ini, imbuh Mulyanto, Pemerintah harusnya mengedepankan aspek keadilan. Sebab masyarakat tidak punya pilihan lain untuk mendapatkan listrik kecuali mendapatkan listrik dari PLN yang notabene perusahaan Negara. Karena itu dalam hal penetapan tarif listrik Pemerintah harus memikirkan juga kemampuan kalangan masyarakat yang tidak mampu. Bukan semata-mata mempertimbangkan aspek keekonomian.

“Jika sebelumnya Pemerintah bisa memberikan insentif pajak impor barang mewah bagi orang-orang kaya, kenapa sekarang Pemerintah tidak bisa memberikan subsidi yang cukup untuk pengadaan listrik murah bagi rakyat yang tidak mampu. Jadi PKS menolak kenaikan tarif listrik bukan semata-mata karena faktor ekonomi tapi lebih pada upaya mengembalikan peran Negara untuk melayani masyarakat dari kalangan manapun,” tegas Mulyanto.

Penulis: Redaksi
Editor:Redaksi

Baca Juga