Sertijab Menhan

Prabowo dan Ryamizard Kenang Masa Taruna

Jakarta, Akuratnews.com - Usai menggelar serah terima jabatan (Sertijab), Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto kenang sosok Ryamizard Ryacudu. Prabowo secara terang-terangan memuji Ryamizard, keduanya bahkan sempat berkelakar.

Prabowo mengaku, senang dapat menggantikan posisi Ryamizard. Lantaran mereka merupakan sahabat lama.

Sudah puluhan tahun, kata Prabowo, mereka berdua telah bersahabat. Bahkan sejak masih ada di level taruna.

"Saya mengenal Pak Ryamizard itu sudah puluhan tahun. Kita dulu taruna bersama-sama di Lembah Tidar, Magelang, Jawa Tengah. Digembleng sama-sama," tutur Prabowo.

Mantan Danjen Kopasus tersebut juga memuji sosok Ryamizard, yang merupakan seorang prajurit dengan semangat tinggi dan patriotik. Sambil berkelakar, Prabowo bilang, bila hati Rymaizar boleh dibelah maka simbol 'Merah-Putih' yang akan nampak.

Sekali lagi, Prabowo memuji Ryamizard sebagai prajurit dengan sikap nasionalisme yang tinggi.

"Karena itu, saya merasa bangga mengikuti jejak beliau. Dan saya akan sekuat tenaga melanjutkan apa yang sudah dirintis, untuk mencari terobosan baru sebagai seorang Menhan," terangnya.

Menanggapi purnatugas Ryamizard, Prabowo yakin sahabat lamanya itu tidak akan berhenti dalam memperjuangkan bangsa.

"Kalau orang Amerika, Jenderal Amerika mengatakan, old soldiers never die, they just fade away. Tapi kalau di Asia no. Kalau di sini itu termasuk untuk Ryamizar, istilah yang tepat adalah old soldiers never die and they never fade away, until they are called by the almighty Lord," paparnya.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga berjanji memperkuat jajaran TNI sesuai dengan amanah dari Presiden Joko Widodo. Ia berharap, dapat menjalankan amanah tersebut untuk mejaga kedaulatan dan keutuhan NKRI.

Merespons pujian dari Prabowo, Ryamizard membalasnya, kalau kawan lamanya itu telah sama-sama mengetahui kenakalan mereka masing-masing.

"Ini dulu waktu taruna satu kompi kita. Sama-sama nakal pernah dihukum. Kadang-kadang sama-sama manjat tiang listrik karena tidak bisa Sapta Marga. Terlalu banyak kenangan dengan beliau ini, karena dua tahun satu kompi," urainya.

Ia berharap, Prabowo bisa lebih baik memimpin Kemhan dan yakin dengan kemampuan Prabowo menjadikan Kemhan lebih baik.

Penulis: Redaksi
Editor: Redaksi

Baca Juga