Gugatan Pelanggaran Prokes

Raffi Ahmad Disidang 27 Januari, Polisi Pun Ditantang Periksa Ahok

Jakarta, Akuratnews.com - Gugatan pada selebriti Raffi Ahmad lantaran hadir di pesta usai mendapatkan vaksin Covid-19 di Istana telah diterima Pengadilan Negeri (PN) Depok dan teregister dengan nomor perkara 13/Pdt G/ 2021/ PNDPK. Raffi dijadwalkan menjalani sidang perdana pada 27 Januari mendatang.

Sidang gugatan yang dilayangkan pengacara David Tobing ini akan dipimpin Ketua Majelis Hakim Eko Julianto dan dua hakim anggota, Divo Ardianto dan Nugraha Medica Prakasa.

"Penetapan hari sidang pertama hari Rabu, tanggal 27 Januari 2021," kata Humas PN Depok, Nanang Herjunanto kepada wartawan, Sabtu (16/1).

Raffi digugat atas tuduhan perbuatan melawan hukum karena dinilai melanggar aturan protokol kesehatan, seperti Peraturan Gubernur (Pergub) Provinsi Jakarta No 3 Tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanan Peraturan Daerah No 2 Tahun 2020 Tentang Penanggulangan Corona Virus Disease 2019.

Selain itu, ayah satu anak ini digugat berdasarkan Peraturan Daerah Provinsi Jakarta No 2 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 dan Undang-Undang No 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

David meminta pengadilan memutus Raffi bersalah dan menjalankan hukuman berupa tidak boleh keluar rumah selama 30 hari sejak menerima vaksinasi kedua.

Raffi juga diharuskan meminta maaf dan mempromosikan protokol kesehatan dan vaksinasi kepada masyarakat di tujuh televisi swasta nasional, tujuh koran nasional, dan akun media sosial.

Selain itu, Raffi juga dilaporkan ormas Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (Pekat IB) terkait dengan dugaan pelanggaran protokol kesehatan ke Polda Metro Jaya.

Sempat disebut ditolak, Ketua Infokom DPP Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (Pekat IB), Lisman Hasibuan menyebut, laporan itu akhirnya dilimpahkan ke Polres Metro Jakarta Selatan.

"Kita sudah ke SPKT (Polda). Kita koordinasi sama Dirkrimsus. Penyampaian dari Dirkrimsus bahwa kasus ini lagi diproses sama Polres Jaksel. Bukan ditolak (laporan), tapi proses ini sudah dilimpahkan di Polres Jaksel," ucap Lisman.

Saat mendatangi Polres Metro Jaksel, Lisman mendesak polisi segera mengusut peristiwa ini. Pihaknya juga meminta polisi memanggil orang-orang yang turut hadir dalam acara tersebut.

"Saya kawal di Jakarta Selatan. Berani nggak Polres memanggil Ahok, Raffi dan kawan-kawannya yang terlibat," tegasnya.

Penulis: Rianz
Editor: Redaksi

Baca Juga