Ruteng Internasional Jazz, Semarak Sektor Wisata NTT di Penghujung Tahun Pandemi

Deretan Musisi Nternasional pada Iven Musik bertajuk "Ruteng Internasional Jazz", berlangsung di gedung MCC Ruteng, Kamis 18 November, malam. || dok. Sie Dokumentasi.
Deretan Musisi Nternasional pada Iven Musik bertajuk "Ruteng Internasional Jazz", berlangsung di gedung MCC Ruteng, Kamis 18 November, malam. || dok. Sie Dokumentasi.

AKURATNEWS - Getaran panggung musik Internasional bertajuk "Ruteng Internasional Jazz", yang diselenggarakan oleh Deputi Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf RI) di gedung MCC Ruteng, Kamis, 18 November 2021, malam, menyiratkan pesan semangat baru bagi pertumbuhan sektor pariwisata di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada penghujung tahun pandemi, 2021.

Panggung musik tersebut merupakan event Internasional yang digelar pertama kali oleh Kemenparekraf berkat kerjasama dengan pemerintah daerah kabupaten Manggarai.

Event musik terbilang langka bagi kalangan masyarakat Manggarai itu diselenggarakan dalam rangka promosi potensi pariwisata di NTT, khususnya potensi-potensi pariwisata yang ada di kawasan pariwisata premium Labuan Bajo.

Pada ajang internasional penghujung tahun itu, pihak Kemenparekraf RI melalui Deputi Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur, menggandeng sederet musisi Internasional, salah satunya adalah maestro musik jazz Neo-Tradisi kelahiran Manggarai, Bung Ivan Man. Peraih penghargaan ajang AMI Award tahun 2020 itu sukses menyita perhatian para perhatian penonton ruang utama MCC Ruteng.

Ruteng Internasional Jazz menjadi moment istimewa penghujung tahun dengan dihadiri sederet musisi yang sudah melanglang buana di panggung jazz Eropa sampai Asia seperti Nita Aarsten, asal Bali yang berpengalaman selama 17 tahun sebagai seorang pianis di Istana Negara Republik Indonesia.

Event Jazz in Town pada penghujung tahun itu juga dimeriahkan oleh musisi jazz asal Polandia Kuba Skowronski, musisi jazz Olaf Keus asal Nederland. Sang gitaris Brandon Julio.

Beberapa komunitas lokal seperti Pelora Negara, Ruteng Music Club, dan juga Sanpio 79 & Daleer Group alumni Seminar Pius XII Kisol juga dilibatkan pada ajang itu.

Para penonton bersorak-sorai menyambut maestro jazz naik di atas panggung, diikuti gelegar suara sang host, seraya mengajak penonton untuk bertepuk tangan. Euforia penghujung tahun itu berlangsung dengan mengikuti protokol kesehatan yang ketat.

Selanjutnya 1 2 3
Penulis: Yohanes Marto

Baca Juga