Kisah Wheatcroft-Pemburu Harta Perang Nazi

Sadis, Barang-barang Nazi Dihargai Jutaan Poundsterling

Hitler bersama para Jenderalnya. (Foto dok. LIFE/Net)

Apa yang terbersit dalam pikiran para pemburu harta masalalu alias pengoleksi memorabilia ketika zaman fasisme dan kapitalisme bertubrukan? Selain menjadikan tumpukan benda jaman baheula itu menjadi pajangan, tentu memiliki nilai jual jutaan dollar AS. Apalagi mengoleksi barang-barang langka, seseorang tokoh yang memiliki sejarah panjang teramat kelam dalam peradaban manusia di abad 19-20 lalu.

Jakarta, Akuratnews.com - Bagi sebagian orang, terutama bangsa Yahudi, kebengisan Diktator Adolf Hitler pada era zaman Perang Dunia II tak bisa dimaafkan. Jangankan mengingat kesadisannya, melihat sosok pemimpin berdarah dingin itu; dalam bentuk apapun jelas menyakitkan, apalagi menyimpan barang kenangan sang Fuhrer.

Namun, tidak bagi para kolektor. Bagi mereka banyak hal koleksi Nazi maupun Adolf Hitler yang bisa dihargai sangat mahal dan bikin geleng kepala. Salah satunya adalah rambut pemimpin yang dikenal sebagai Fuhrer.

Mengutip tulisan karya Eddy Soetopo yang dirilis di situs sarklewer, terungkap betapa tingginya harga barang-barang eks nazi Jerman. Bagaimana kisahnya barang-barang itu bisa dihargai demikian mahal? Begini uraian tulisan Eddy Soetopo.

Apa yang terbersit dalam pikiran para pemburu harta masalalu alias pengoleksi memorabilia ketika zaman fasisme dan kapitalisme bertubrukan? Selain menjadikan tumpukan benda jaman baheula itu menjadi pajangan, tentu memiliki nilai jual jutaan dollar AS. Apalagi mengoleksi barang-barang langka, seseorang tokoh yang memiliki sejarah panjang teramat kelam dalam peradaban manusia di abad 19-20 lalu.

Adalah Kevin Wheatcroft, secara diam-diam mengumpulkan koleksi memorabilia Nazi Jerman sejak ia masih berumur belasan tahun. Padahal bokapnya, Tom Wheatcroft seperti ditulis Alex Preston dalam Guardian, menolak membelikan helm yang tertembus peluru dan Mercedes G4 yang pernah dinaiki Hitler ke Sudentland pada 1938.

Penolakan ayahnya itulah, menjadi salah satu motivasi Kevin Wheatcroft berpetualang menjadi pemburu harta yang pernah digunakan Hitler dan tentara Nazi pada Perang Dunia (PD) II. Waktu luangnya setelah tak nyaman melanjutkan sekolah, Kevin berkeliling di lokasi pertempuran di daratan Eropa dan Afrika Utara memburu sempalan tank yang dulu pernah dipakai tentara Nazi dan dibawanya pulang untuk diperbaikinya.

Hasilnya tak tanggung-tanggung kekayaan Wheatcroft, menurut Sunday Times, tercatat £ 120 m dan tinggal di Leicestershire. Di usianya yang tidak muda lagi, Wheatcroft kini tinggal ongkang-ongkang sembari merawat peninggalan property almarhum ayahnya dan mengelola arena pacuan kuda di Donington Park, selain merawat museum motor.

Boleh dibilang koleksi langka Wheatcroft menyimpan barang-barang berharga milyiaran, dan tentu ada yang suka dan tidak, kendaraan militer sewaktu gegeran perang dunia kedua menjadikan keluarganya sugih tenan. Jelas koleksi berharga Wheatcroft secara pribadi tersimpan di bawah pengawalan sangat ketat.

Selanjutnya 1 2 3
Penulis: ....
Editor:Hugeng Widodo

Baca Juga