Sempat Tertahan Akibat Cuaca Ekstrem, Kapal Pengangkut Barang di Sinjai Sudah Diizinkan Berlayar

Kapal Layar Motor (KLM) di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.

AKURATNEWS - Belasan kapal pengangkut kebutuhan pokok di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan dengan tujuan beberapa pulau di sejumlah daerah sudah diizinkan berlayar kembali hari ini.

Daerah tujuan tersebut seperti pulau di Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Kepulauan Maluku.

"Hari ini pihak kapal pengangkut barang (kebutuhan pokok) sudah diizinkan berlayar," kata Kepala Kerja Wilayah Pelabuhan Cappa Ujung Sinjai, M Saad, Selasa (25/1/2022).

Sebelumnya, ada sekitar 16 unit kapal pengangkut barang di Pelabuhan Larea-rea, Kecamatan Sinjai Utara tertahan tidak diizinkan melakukan pelayaran.

Penyebabnya karena cuaca ekstrem melanda wilayah perairan Teluk Bone bagian Selatan. Wilayah ini memiliki ketinggian ombak 1,5 meter hingga 2,5 meter.

Demikian juga di wilayah perairan Kabupaten Kepulauan Selayar yang memiliki ketinggian gelombang laut 2,5 hingga 4 meter.

Atas kondisi itu mereka dilarang melakukan pelayaran. Tak hanya itu, kapal nelayan dan penumpang tujuan pulau di Kecamatan Pulau Sembilan, Kabupaten Sinjai juga ikut dilarang berlayar.

Angin Kencang Landa Daratan Sinjai

Sementara di wilayah daratan Kabupaten Sinjai dilanda angin kencang sejak Senin (24/2/2022) malam hingga siang ini.

Informasi yang diperoleh dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sinjai menyebutkan, kecepatan angin saat ini 20 kilometer per jam.

Dampak angin kencang itu mengakibatkan listrik padam disejumlah wilayah beberapa kali.

Salah satunya di Dusun Samaenre, Desa Bulutellue, Kecamatan Bulupoddo pada siang hari ini. Listrik padam karena salah satu tiang listrik tumbang.

"Atas peristiwa alam ini, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan," kata Kepala Seksi Kesiapsiagaan BPBD Sinjai, Andi Octave Amier. ***

Penulis: Ashari

Baca Juga