Senator AS: Saatnya AS Bombardir Kilang Minyak Iran

Senator AS dari Partai Republik, Lindsey Graham. (foto: Vox document).

Washington, Akuratnews.com - Konflik antara Amerika (AS) versus Iran terus menguat. AS menuding Iran tengah memperkaya uranium untuk senjata nuklir. Kedua negara terus bersitegang pasca insiden ditembak jatuhnya drone mata-mata AS oleh Iran.

Di tengah kisruh itu, pejabat AS kembali melontarkan Pernyataan provokasi yang dapat memicu perang. Pernyataan itu dilontarkan oleh Senator AS dari Partai Republik, Lindsey Graham.

Graham mengatakan, AS harus mempertimbangkan untuk membom kilang minyak Iran, pembomban dilakukan jika Teheran terus meningkatkan pengayaan nuklirnya ke tingkat yang lebih tinggi. Menurut Graham, untuk menghentikan perilaku buruk Iran, harus ada langkah nyata yang diambil.

PressTV melansir, seperti dikutip situs nasional, yang dimaksud dengan pernyataan Graham adalah dengan menyerang kilang minyak Teheran.

"Sekarang saatnya bagi AS untuk melakukan serangan terhadap kilang minyak Iran, jika mereka melanjutkan provokasi mereka atau meningkatkan pengayaan nuklir," ucap Graham melalui akun Twitternya, Minggu (15/9/2019).

"Iran tidak akan menghentikan perilaku buruk mereka sampai konsekuensinya menjadi lebih nyata, seperti menyerang kilang mereka, yang akan mematahkan punggung rezim," sambungnya.

Pada bulan Juni, Graham juga melemparkan serangan retorika provokatif terhadap Teheran setelah Iran menembak jatuh mata-mata AS yang menerobos ke perairan teritorial Iran di Teluk Persia. Dia mengancam bahwa Iran harus bersiap untuk untuk respon yang kuat.

Sejauh ini belum ada tanggapan dari Iran terkait pernyataan provokatif Senator AS ini. (*)

Penulis: Hugeng Widodo
Editor: Redaksi

Baca Juga